thumbnail Halo,

"Pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran, sekarang Lazio beradai di peringkat ketiga dan nasib tim berada di tangan kami sendiri."

Gelandang Lazio Stefano Mauri mengklaim pencapaian klub hingga detik ini telah melampaui harapan semua pihak dan dia berharap bisa mewujudkan ambisi lolos ke Liga Champions.

"Kinerja kami telah mengejutkan banyak orang. Musim lalu kami mendekat ke zona Liga Champions, sekarang saatnya mewujudkan ambisi," kata Mauri.

Mauri mengakui kemenangan Lazio pekan lalu atas Cagliari diraih melalui sebuah aksi yang jauh dari memuaskan.

"Menang dari Cagliari adalah signal penting. Saat itu aksi kami terbilang salah satu yang terburuk musim ini tetapi kami tetap mampu meraih tiga poin."

"Kami beruntung karena sejak menang di partai derby, kami belum menemukan permainan terbaik namun hal terpenting adalah kami menang."

"Masih ada sembilan laga tersisa, tetapi hitungan poin yang terpenting, bukan pertandingan."

"Pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran, sekarang Lazio beradai di peringkat ketiga dan nasib tim berada di tangan kami sendiri."

"Rival kami ke kompetisi Eropa adalah Napoli dan Udinese. Roma dan Inter masih berpeluang meski tipis, tetapi harus diingat pula kedua tim tersebut sangat hebat, semuanya opsi masih bisa terjadi."

Mauri kemudian membicarakan masa depannya.

"Masa depan saya berada di Lazio, selalu Lazio. Saya menikmati mimpi bermain di Liga Champions dan tidak sabar untuk mewujudkan itu," tegasnya.


GOAL.com hadir via ponsel melalui m.goal.com,
Unduh juga aplikasi untuk BlackBerry, Nokia, iPhone, iPad, Android, dll.


Twitter Ikuti Gunawan Widyantara di twitter.

Terkait