thumbnail Halo,

Dua partai awal di Ligue 1, OM menggunakan dua formasi berbeda dan hanya membuahkan satu hasil seri dan satu kekalahan.


GOALOLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter

Hasil buruk yang diderita Olympique Marseille dalam dua partai pembuka Ligue 1 Prancis membuat banyak menuduh penggunaan formasi yang berbeda-beda sebagai biang keroknya. Namun, pelatih Marseille Marcelo Bielsa ingin menepis anggapan semacam ini.

Bielsa menggunakan formasi 3-1-3-3 dalam laga pembuka kontra Bastia yang berakhir 3-3. Dan pada Minggu (17/8) lalu, Bielsa mengubahnya menjadi 4-2-3-1, namun kali ini takluk 2-0 di tangan Montpellier. Bielsa tentu saja tak puas, namun ia menilai formasi yang ia terapkan tidak ada sangkut pautnya dengan kekalahan itu.

“Hasil tersebut bukanlah hasil yang kami inginkan dan kami masih harus bekerja keras. Meski demikian, saya yakin bahwa perubahan formasi tersebut tidak berpengaruh terhadap hasil ini,” ujar Bielsa.

Hasil ini membuat Marseille, yang musim lalu finis di urutan enam, harus terperosk ke urutan 16 klasemen sementara. Pelatih asal Argentina ini pun berjanji untuk memperbaiki performa tim yang baru ia latih pada musim 2014/15 ini.

“Akan ada perubahan setelah hasil ini agar kami bisa terus berkembang. Saya tidak puas setelah kami hanya meraup satu poin dari enam poin yang tersedia. Media mengklaim jika para pemain tidak nyaman dengan metode baru saya, tapi sebenarnya tidak, hanya dua-tiga pemain yang tampil buruk di laga ini,” pungkasnya. 

 



Ligue 1 Prancis >> Halaman Khusus Sepakbola Prancis
>> Berita Sepakbola Prancis Lainnya
>> Semua Klub Ligue 1 & Panduan 2014/15
>> Klasemen Ligue 1 Prancis
>> Jadwal & Hasil Ligue 1 Prancis
>> Daftar Transfer Ligue 1 Prancis


Terkait