thumbnail Halo,

Setelah menyerang Lizarazu lewat kata-kata pedas di televisi, Evra kini dipanggil FFF untuk dimintai keterangan.


GOALOLEH   SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Patrice Evra dipanggil Federasi Sepakbola Prancis (FFF) untuk memberi keterangan seputar kritik kerasnya kepada Bixente Lizarazu dalam sebuah wawancara televisi dengan Telefoot.

Evra menyebut mantan bek kiri Prancis, dan juga para pengkritik lainnya, sebagai ‘parasit’. Bek kiri Manchester United ini lalu dipanggil presiden FFF Noel Le Graet dan pelatih Les Bleus Didier Deschamps.

Deschamps sendiri mengaku tak nyaman dengan perilaku Evra meski hal tersebut tak memengaruhi timnas Prancis. “Saya melihat wawancara ini di pagi hari. Meski saya paham dengan yang ia maksud, tapi ini bisa menimbulkan masalah bagi orang lain,” ujar Deschamps seperti dikutip Canal+.

“Bagi saya, Patrice Evra tidak akan pernah menjadi kapten. Dia tahu hal itu. Tetapi dia masih berkesempatan untuk bermain,” tambah Deschamps yang membicarakan kelakuan Evra di Piala Dunia 2010.

Ketika itu, Evra yang bertindak sebagai kapten, memimpin rekannya untuk memberontak kepada pelatih saat itu, Raymond Domenech, karena memulangkan Nicolas Anelka. Akibatnya ia diskorsing lima pertandingan oleh FFF.

Dalam wawancara tersebut, Evra kesal karena ada beberapa pihak yang mengkritiknya sejak ia kembali tampil bersama timnas. Tidak hanya Lizarazu yang diserang, tetapi juga dua jurnalis Canal+ Pierre Menes dan Luis Fernandez.

“Saya tak menggubrisnya. Saya berharap bisa bertemu dengannya, karena dia membicarakan keluarga saya. Dia mengatakan bahwa saya akan menjual ibu saya agar saya bisa bermain di timnas. Jika ia sanggup melakukan delapan kali juggling, saya akan pensiun,” kritik Evra kepada Menes.



Ligue 1 Prancis >> Halaman Khusus Sepakbola Prancis
>> Berita Sepakbola Prancis Lainnya
>> Semua Klub Ligue 1 & Panduan 2013/14
>> Klasemen Ligue 1 Prancis
>> Jadwal & Hasil Ligue 1 Prancis
>> Daftar Transfer Ligue 1 Prancis

Terkait