thumbnail Halo,

Pengacara mantan pemain Rennes ini meminta agar kliennya tidak divonis bersalah melalui pemberitaan media.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Pesan pendek dan foto mantan pemain Rennes Yann M'Vila ada di dalam ponsel milik seorang gadis remaja yang diciduk Kepolisian Prancis dalam kasus pengutilan November lalu.

Akibatnya, pihak kepolisian melakukan pengusutan untuk menyeret M'Vila ke pengadilan atas dugaan melalukan tindakan prostitusi di bawah umur. Saat kejadian berlangsung, gadis itu baru berusia 15 tahun. Ada satu pemain lain yang juga tersangkut masalah sama.

Pengacara M'Vila, Thierry Fillion, meminta agar publik tidak buru-buru menuduh kliennya bersalah.

"Lebih baik jika pengadilan Yann tidak terjadi di media. Sejauh yang saya tahu, dia belum diminta menjawab pertanyaan dari kepolisian," ujarnya kepada RMC Sport.

"Biarkan polisi dan sistem keadilan bekerja. Sungguh penting juga memberikan Yann kesempatan membela diri. Orang akan bilang, ada lagi contoh kaitan antara kepribadian dan gaya hidup. Hal utama di sini adalah biarkan keadilan yang memecahkan masalah ini. Itupun kalau ada masalahnya."

M'Vila sejak November lalu dijatuhi sanksi larangan memperkuat timnas Prancis hingga Juni tahun depan karena melanggar peraturan disiplin. Bulan lalu, pemain 22 tahun itu hijrah dari Rennes ke Rubin Kazan dengan biaya transfer £9,6 juta. Kepindahan itu sekaligus menampik keinginan Queens Park Rangers dan Fulham meminangnya.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait