thumbnail Halo,

Giggs dan Scholes menjadi panutan David Beckham untuk terus menampilkan permainan bagus di usia senja.


OLEH   DEDE SUGITA

David Beckham menjadikan dua eks rekan setimnya di Manchester United, Ryan Giggs serta Paul Scholes, sebagai inspirasi untuk terus menunjukkan performa baik di usia yang tak lagi muda.

Pemain 37 tahun itu menerima pinangan Paris Saint-Germain di hari terakhir bursa musim dingin setelah meninggalkan Los Angeles Galaxy pada Desember silam.

Banyak yang menyangsikan kemampuan Becks untuk memberikan kontribusi positif buat PSG di lapangan, tapi sang pemain bertekad membuktikan para peragu itu salah.

“Kenapa tidak? Saya merasa luar biasa secara fisik,” jawabnya dalam interviu dengan beIN Sport waktu ditanya apakah dirinya sanggup membantu PSG merengkuh sukses.

“Saya selalu mengatakan, selama saya bisa bermain di level tertinggi maka saya akan terus bermain.”

“Ketika berumur 30, saya tak pernah menduga akan tetap mendapatkan tawaran-tawaran di usia 37 tahun.”

“Motivasi tak pernah berubah. Saya pikir begitu Anda mempunyai motivasi tersebut dalam diri Anda, itu terus berlanjut sepanjang hidup Anda.”

“Saya melihat para pemain seperti Ryan Giggs dan Paul Scholes, bermain di Manchester United, masih berada di level tertinggi. Mereka tak turun di setiap laga, tapi ketika bermain mereka memberikan pengaruh besar dalam permainan, jadi saya akan melakukan hal tersebut.”

“Saya akan terus berusaha menjadi sukses. Dan seperti yang saya katakan, yang membuat saya terus berlanjut, saya mempunyai empat anak di rumah, tiga putra dan seorang putri, jadi energi saya datang dari mereka,” pungkasnya.




Ikuti perkembangan terkini sepakbola Prancis di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Ligue 1 Prancis lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Prancis.

Terkait