thumbnail Halo,

Bagaimana sebaiknya menanggapi kepindahan David Beckham ke Paris Saint-Germain?


ANALISIS   KRIS VOAKES     PENYUSUN   AGUNG HARSYA 
Tidak ada gunanya menyia-nyiakan seorang pemain bagus. Dengan pengalaman lima tahun bersama Los Angeles Galaxy, David Beckham merasa masih punya amunisi tersisa untuk mengarungi kompetisi Eropa. Kamis (31/1), Paris Saint-Germain memutuskan memberi "Goldenballs" kesempatan menutup tirai gemerlapnya sebagai bintang sepakbola dengan kesepakatan berjangka pendek.

Mereka yang sinis langsung mengaitkan kepindahan dengan "Brand Beckham" sebagai alasan utama perekrutan Les Parisiens, tapi ada hal lain yang kerap dibuktikan
Beckham sepanjang kariernya, yaitu jangan pernah meremehkan kebintangannya.

Ketika meninggalkan Manchester United untuk Real Madrid saat masih berusia 28 tahun, banyak yang bilang belanja Los Blancos sebesar €37,5 juta hanya untuk pemasukan kas belaka. Di lapangan, Madrid berhasil mengumpulkan rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah sepakbola dalam satu dasawarsa sebelum 2003. Selain itu, kaki kanan emas Beckham membantu Madrid dalam mematahkan dominasi Barcelona kala itu ketika era Galacticos berangsur-angsur pudar.

Kemudian dia pergi menuju Amerika Serikat guna menyambung keinginan berkiprah di kompetisi level atas sekaligus menyepakati kontrak jangka pendek dengan AC Milan. Ditangani Carlo Ancelotti, dalam sekejap dia meraih sukses dengan memperpanjang masa pinjaman dua bulan menjadi hingga musim selesai. Undangan yang sama diterima musim berikutnya ketika Leonardo mengambil alih bangku kepelatihan Ancelotti. Tidak heran kalau sekarang dia kembali bekerja sama dengan dua figur itu, sama seperti kesan yang ditinggalkannya di Lombardia.

"Tidak heran jika Beckham kembali bekerja sama dengan Leonardo dan Carlo Ancelotti"

Cedera berat pertama, kerusakan tendon Achilles, memaksa Beckham absen di Piala Dunia 2010. Tetapi dia siap memperkuat Galaxy untuk musim berikutnya. Tampil fokus, Galaxy dibawa juara MLS Cup musim 2011 dan 2012. Lagi-lagi, ketika diremehkan, dia membalikkan anggapan semua orang.

"Beckham membawa ketenangan pada skuat Galaxy di tengah-tengah liga yang punya ritme kecepatan tinggi," jelas Allen Ramsey dari GOAL.com Amerika Serikat. "Dia alasan utama Galaxy mampu merebut dua gelar juara beruntun. Dengan umpan akuratnya, ditambah dua striker terbaik di MLS, Beckham memberikan Galaxy keuntungan besar dibandingkan tim-tim saingan."

Prestasi itulah yang mendorongnya untuk terus meraih sukses. Dari kejauhan dia melihat mantan rekan setim seperti Ryan Giggs dan Paul Scholes masih terus bermain di level top dengan usia 39 dan 38 tahun, sehingga mempertebal keyakinannya untuk terus berkiprah di lapangan hijau.

Memang harus ada fakta lain yang disinggung. PSG merupakan klub yang tidak tercantum dalam daftar Deloitte Football Money League Top 20. Kalau Qatar Investment Authority ingin mengangkat PSG ke jajaran elit dan melihat modal mereka kembali, mereka butuh lebih banyak pemain seperti Beckham untuk dijadikan kunci pengembangan klub di tengah-tengah era Financial Fair Play.

Kali ini, tantangan Beckham lebih besar. Seperti yang diungkapkan pakar sepakbola Prancis GOAL.com, Robin Bairner, "Kali ini sulit mengetahui pasti di posisi mana Beckham akan cocok dengan tim PSG. Hampir dipastikan dia takkan bermain inti di mayoritas pertandingan karena lini tengah tim sudah diperkuat banyak pemain bagus."

"Berkiprah di liga yang menuntut kemampuan fisik tinggi, seorang pemain veteran yang sudah tak bermain tiga bulan akan sulit mengimbanginya. Secara jangka pendek, cedera Thiago Motta meninggalkan celah defensif di formasi 4-2-3-1 milik PSG. Harus dinanti apakah ini menjadi kesempatan terbaik bagi Beckham untuk memperoleh kesempatan bermain."

"Mungkin juga dia akan lebih banyak menjadi pembimbing Marco Verratti, yang sedikit di luar harapan beberapa bulan belakangan. Para pemain harus tampil bergiliran karena Blaise Matuidi tampil gemilang musim ini dan takkan tergeser."

Apakah dia didatangkan untuk membantu pengembangan pemain muda PSG atau memberikan kontribusi di atas lapangan, dampak Beckham akan sangat terasa di buku rekening bank. "Goldenballs" kembali lagi memberikan aksi terakhirnya dan dia siap mematahkan semua keraguan.


PANTAU TERUS GOAL.COM UNTUK BERITA TERKINI, FITUR & GOSIP TRANSFER
LIPUTAN TRANSFER PERKEMBANGAN TERAKHIR

Terkait