thumbnail Halo,

Kiper asal Italia berang dengan reaksi berlebihan media pascakekalahan PSG


GOAL.com Indonesia   OLEH
DEFANIE ARIANTI


Rekor tak terkalahkan Paris Saint-Germain musim ini akhirnya berakhir di tangan Saint-Etienne yang membungkam mereka 2-1, Sabtu (3/11) malam. Meski menerima hasil itu dengan lapang dada, Salvatore Sirigu berang melihat reaksi media.

Satu gol bunuh diri Mamadou Sakho dan Pierre-Emerick Aubameyang di babak kedua membawa Saint-Etienne meraih nilai sempurna atas pemuncak klasemen PSG. Klub besutan Carlo Ancelotti hanya bisa memangkas jarak melalui gol Guillame Hoarau di penghujung laga, sementara topskor mereka Zlatan Ibrahimovic diusir dari lapangan akibat pelanggaran keras terhadap kiper Stephane Ruffier.

Reaksi media lokal yang dinilai berlebihan menanggapi kekalahan PSG rupanya cukup mencuatkan emosi Sirigu. "Mereka terlalu membesar-besarkan dengan mengatakan berbagai hal," ketus Sirigu seperti dilansir RMC Sport.

"Kalah bukan berarti akhir dunia. Kadang kami bermain bagus, tapi di lain kesempatan kami bermain buruk. Itu saja."

"Tidak ada penjelasan yang pasti, ini bukan sesuatu yang serius. Ada tiga kemungkinan dalam pertandingan sepakbola [yaitu] menang, imbang atau kalah. Kali ini kami kalah, tapi itu tidak serius. Kami akan terus melangkah."



Ikuti perkembangan terkini sepakbola Prancis di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Ligue 1 Prancis lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Prancis.