thumbnail Halo,
Akademi Feyenoord memerhatikan betul periodisasi latihan dalam sepekan.

FOKUS - VARKENOORD: Mengenal Periodisasi Latihan (Bagian 2 dari 8)

Akademi Feyenoord memerhatikan betul periodisasi latihan dalam sepekan.

Istimewa

Tanpa segan Damien Hertog membuka rahasia menu latihan akademi Feyenoord Rotterdam kepada Ganesha Putera.


GOALCATATAN   GANESHA PUTERA     DARI   ROTTERDAM   

Pengantar redaksi: Kami telah membahas sekelumit tentang sukses akademi Varkenoord dalam menunjang keberhasilan Feyenoord Rotterdam merambah papan atas Eredivisie Belanda dua musim terakhir. Berkat suplai pemain muda yang memadai dari akademi sendiri, pelatih Ronald Koeman tak perlu pusing memilih pemain meski kemampuan finansial klub terbatas. Hebatnya, para pemain muda Feyenoord turut diakui dengan memperoleh tempat di dalam timnas Belanda, seperti Stefan de Vrij, Bruno Martins Indi, Jordy Clasie, Tonny Trindade de Vilhena, hingga Jean-Paul Boetius.

Kini, direktur akademi Villa 2000 Ganesha Putera ganti menceritakan pengalaman yang didapatnya selama berkunjung dan menimba ilmu di akademi terbaik Belanda untuk empat tahun berturut-turut itu. Tulisan Ganesha akan dibagi ke dalam delapan bagian dan ini merupakan bagian yang kedua. Selamat menyimak!


Damien Hertog selaku pelatih kepala tim O19 [kini menggantikan tugas Stanley Brard sebagai direktur akademi - red.] secara blak-blakan memaparkan periodisasi latihan Feyenoord Academy. Setelah pemaparan lugas Stanley Brard di hari sebelumnya, buka-bukaan gaya Damien Hertog kembali meyakinkan saya bahwa “tidak ada rahasia dalam sepakbola!”

Damien merupakan mantan pemain Feyenoord Academy. Sebagai pemain sampai Feyenoord O19, dia tak sukses menembus tim utama. Pengembaraan karir sepakbola profesionalnya  dijalaninya di beberapa klub kecil. Sampai akhirnya beberapa tahun lalu, Damien yang telah mengantongi lisensi pelatih kembali ke Varkenoord. Di pusat latihan Feyenoord Academy inilah Damien pernah ditempa dalam nafas sepakbola Rotterdam.

Paparan Damien adalah soal "Periodisasi Latihan Feyenoord Academy" yang memberikan gambaran mendalam tentang hari-hari kegiatan latihan para pemain. Ada beberapa tujuan Feyenoord Academy menggunakan Periodisasi dalam perencanaan latihan mereka. Pertama, untuk terus mendekatkan gap antara pemain akademi dan pemain tim utama. Kedua, untuk terus mengembangkan talenta pemain secara jangka panjang. Ketiga, mencegah terjadinya cedera dan burn out. Terakhir, menjaga terus agar intensitas latihan selalu berada di puncak. Secara umum, periodisasi yang dijelaskan gamblang adalah mulai O14, di mana tim telah berlatih seminggu empat kali plus satu pertandingan liga di akhir pekan.

Adapun periodisasinya adalah sebagai berikut:
  • SABTU = Game LIGA
  • MINGGU = Social Day (Keluarga dan Pergaulan)
  • SENIN = Specialist Day
  • SELASA = Football Conditioning Day
  • RABU = Libur – School Day
  • KAMIS = 11 vs 11 Day
  • JUMAT = Game Preparation Day
  • SABTU = Game LIGA
Feyenoord Academy mengikuti Liga yang diselenggarakan KNVB melalui Asosisasi Tingkat Distrik. Pada umumnya pertandingan selalu berlangsung hari Sabtu. Pertandingan tengah minggu biasanya dilakukan hanya pada kasus tertentu, seperti partai tunda. Sampai dengan O12, Liga hanya berlangsung pada tingkat Distrik beradius 100 km dengan peserta setiap Divisi 12 klub, main home and away. Sampai O10, format game adalah tujuh lawan tujuh (7v7) di setengah lapangan. Sedangkan di O11 dan O12 format game sudah 11v11 normal (hanya lokasi corner dan goal kick yang dimajukan). Feyenoord Academy O8 sampai O9 mengikuti Liga O10. Sedangkan O10, O11 dan O12 mengikuti Liga O12. Untuk O13 ke atas, Liga diikuti seluruh klub di Belanda di mana tiap Divisi terdiri dari 32 klub, main home and away dibagi menjadi wilayah Utara dan Selatan. Feyenoord bermain di Liga Selatan dengan kompetitor utama PSV Eindhoven, AZ Alkmaar dan ADO Den Haag. Sedangkan di Liga Utara diisi oleh jagoan Ajax dan Vittese. Nantinya Juara Selatan dan bertemu Juara Utara di Final.


Social Day
Hari Minggu merupakan satu hari pasca Game Liga. Hari ini disebut sebagai Social Day, di mana pemain diwajibkan meninggalkan hiruk pikuk sepakbola. Social Day disebut juga sebagai hari pemulihan mental pasca seminggu terus berkutat dengan sepakbola dan sekolah. Inilah satu-satunya hari di mana pemain bisa memiliki waktu luang dengan keluarga dan kerabat di lingkungan pergaulannya. Feyenoord Academy berkeyakinan perkembangan sebagai pribadi akan menunjang perkembangan sebagai pesepakbola.

Specialist Day
Specialist Day adalah hari pertama latihan dalam satu minggu. Setelah libur di hari Minggu, pemain ibarat mobil perlu kembali memanaskan mesinnya. Konsekuensinya di hari ini belum bisa latihan dilakukan pada intensitas paling tinggi. Siklus fisiologis itulah yang menjadi dasar Feyenoord Academy menjadikan hari ini sebagai hari yang paling cocok untuk melakukan latihan individu (spesialisasi). Latihan individu yang diberikan bukanlah latihan skill individu terisolir, seperti capping, feinting, passing, control, crossing atau shooting, melainkan latihan individu dalam posisi bermain yang spesifik pada gim 11 lawan 11. Bisa dalam momen menyerang, bertahan, dan transisi. Semua latihan individu yang dibuat selalu bersifat position specific. Meskipun terkadang tanpa lawan, tetapi selalu situasional dan mengasah keputusan. Dalam satu sesi latihan spesialisasi untuk sayap misalnya, pemain dilatih berulang-ulang membaca situasi jalan bola di gelandang untuk kemudian mengambil keputusan meminta bola dengan posisi, timing, arah, dan kecepatan akurat.

Rangkaian kemudian berlanjut dengan keputusan mengontrol bola dan kemudian mengirim ke tengah berdasarkan situasi pergerakan striker. Dalam sesi latihan spesialisasi tersebut, pelatih fokus dengan sekolompok pemain dari satu  atau dua posisi saja. Misal sayap dan striker atau stoper dengan gelandang, dll. Pemain yang tidak  terlibat pada latihan spesialisasi tersebut biasa berlatih teknik atau game possession dengan asisten pelatih. Pelatih kepala bekerja selama 4-6 minggu dengan sekolompok pemain ini sebelum berpindah ke kelompok pemain di posisi lain.

Di Specialist Day ini juga merupakan satu-satunya hari kiper berlatih intensif dengan pelatih kiper, kecuali pelatih kepala membutuhkan kiper untuk latihan spesialisasi pemain belakang atau finishing striker. Feyenoord Academy menganggap sepakbola sebagai permainan 11v11 bukan 10+1 versus 10+1. Artinya kiper mayoritas harus berlatih bersama dengan tim untuk meningkatkan kemampuannya dalam bermain 11v11 saat menyerang, bertahan, dan transisi. Latihan kiper selalu situasional, di mana haram menyajikan latihan berbasis aksi tunggal. Latihan kiper haruslah berbasis aksi diikuti aksi. Misal tangkap bola lalu distribusi atau pass ke fullback lalu support. Khusus untuk tim O14 sampai O17, sebelum berlatih dengan asisten pelatih, pemain yang tidak ikut spesialisasi berlatih dengan Ruud Wiellart selama 30 menit pertama. Menu latihannya adalah teknik berlari, koordinasi, dan CORE Stability. Untuk O18 dan O19, Specialist Day dibuka 60 menit pertama dengan Strength Training di Gym diikuti semua pemain. Baru 30 menit sesudahnya sebagian berlatih spesialisasi dengan pelatih kepala dan sisanya dengan asisten pelatih.


Football Conditioning Day
Hari Selasa merupakan hari yang paling melelahkan karena merupakan hari latihan fisik. Feyenoord Academy menganut latihan fisik model Raymond Verheijen. Digunakan siklus enam mingguan, yakni persiapan daya ledak dan gim besar di dua minggu pertama. Lalu sprint sepakbola dengan rest pendek dan game sedang di dua minggu kedua. Terakhir sprint speakbola dengan rest panjang dan game kecil di dua minggu akhir. Minggu pertama, ketiga, dan kelima adalah untuk pengulangan. Sedangkan minggu kedua, keempat, dan keenam untuk peningkatan volume. Model latihan fisik ini mulai digunakan sejak O14 hingga ke tim utama.

Libur – School Day
Hari Rabu merupakan hari libur. Setelah latihan fisik berat di hari Selasa, pemain akademi membutuhkan recovery fisiologis dan psikologis. Di samping pertimbangan pemulihan tersebut, pertimbangan utama adalah pendidikan. School Day di hari Rabu adalah satu-satunya hari dimana pemain dapat fokus mengikuti jam pelajaran sekolah tanpa terpotong waktu latihan. Di hari lain, tim yang berlatih pagi hari, hanya sekolah dari siang sampai sore. Sebaliknya yang latihan sore, hanya sekolah pagi sampai siang.

Sampai dengan O13 pemain diberi kebebasan bersekolah dimanapun. Disarankan adalah sekolah yang dekat dengan rumahnya. Di usia O14 ke atas, semua pemain harus pergi ke sekolah rujukan Feyenoord Academy. Telah terjalin kerjasama dengan sekolah ini, sehingga memudahkan pemantauan dan koordinasi. Di sekolah ini, pemain hanya perlu belajar pelajaran utama seperti Matematika, Sastra, dan Sejarah. Tak perlu lagi belajar penjas atau kesenian. Rob Kurvers, pelatih O14 juga menjabat Koordinator Sekolah. Ia lah yang berhubungan dengan sekolah untuk memantau perkembangan pendidikan seluruh pemain akademi. Pemain yang nilainya buruk misalnya akan dikurangi frekuensi latihannya.


11 vs 11 Day
Hari Kamis adalah hari Game 11 vs 11. Merupakan wahana pelatih untuk berlatih taktik 11 vs 11. Ini merupakan perwujudan visi Feyenoord Academy yang ingin mencetak individu piawai dalam permainan 11 vs 11. Mengingat satu tim hanya terdiri dari 16-20 pemain, Game 11 vs 11 diorganisir dengan cara memainkan O14 vs O15, O16 vs O17 lalu O18 vs O19. Latihan diawali 30 menit pertama bersama Ruud Wiellart dengan menu teknik lari, koordinasi, dan CORE Stability. Lalu dibuat tiga tim penggabungan dari dua kelompok usia dan bermain 3-4 x 10 menit, dengan 2 menit istirahat.

Pertanyaan muncul sejauh mana tingkat efektivitas latihan taktik pada gim antar dua kelompok usia tersebut. Logikanya tim O15 akan lebih kuat dari O14. Tentunya sulit bagi tim O14 untuk mensimulasi taktik penyerangan misalnya saat mereka sering kalah bola. Pertanyaan logis tersebut dijawab Hertog dengan logis pula. Pertama, fokus latihan taktik 11 vs 11 adalah untuk mengajarkan simulasi taktik permainan, bukan simulasi taktik permainan untuk Game Sabtu. Kedua, tim O14 adalah tim dengan sistim rotasi dan tim O15 adalah tim dengan sistim best team. Game Preparation Day Hari Jumat atau H-1 sebelum Game Liga merupakan Game Preparation Day. Biasanya pelatih mengawali latihan dengan pemanasan gembira, kemudian dilanjutkan game possession dan gim kecil intensitas tinggi. Sering juga dalam sesi latihan terakhir ini, pelatih memberikan porsi finishing. Tim melakukan sesi latihan satu jam yang gembira, singkat tapi tajam.


Periodisasi Individu
Periodisasi mingguan di atas berlaku untuk seluruh pemain secara umum. Meski demikian, Feyenoord Academy sangat mempertimbangkan faktor individu dengan karakteristik dan problematika khusus. Untuk itu di dalam periodisasi tim, juga terdapat periosasi individu dengan berbagai pertimbangan:
  • Pemain rekrutan baru dari klub amatir.
  • Pemain yang bermain di kelompok usia lebih tua.
  • Pemain pasca cedera.
  • Pemain dengan pertimbangan khusus, misal: terlalu kecil, bulan kelahiran muda, perjalanan jauh, punya problem keluarga/sekolah.
Di tim O19 asuhan Damien Hertog terdapat delapan pemain dari O17 musim sebelumnya. Pemain ini berlatih normal. Kemudian ada delapan pemain dari O16 dan dua pemain rekrutan baru dari klub amatir. Mereka berlatih hanya 3x per minggu di 6-18 minggu pertama. Khusus untuk mereka, hari Jumat adalah libur. Lalu pada perjalanan waktu, tiga pemain O19 diundang oleh Ronald Koeman, pelatih tim utama Feyenoord untuk berlatih setiap Kamis pada 11 vs 11 Day. Ketiga pemain ini juga mendapat libur di hari Jumat.

(Bersambung)

*Penulis adalah direktur akademi Villa 2000

<< Baca Artikel Sebelumnya

Baca Artikel Setelahnya >>

Eredivisie Belanda >> Halaman Khusus Sepakbola Belanda
>> Berita Sepakbola Belanda Lainnya
>> Semua Klub Eredivisie & Panduan 2013/14
>> Klasemen Eredivisie Belanda
>> Jadwal & Hasil Eredivisie Belanda
>> Daftar Transfer Eredivisie Belanda

Terkait