thumbnail Halo,

Inilah susunan tim terbaik Eredivisie Belanda musim 2012/13 versi GOAL.com Indonesia.


OLEH    M YANUAR F


Ajax Amsterdam telah memenangi gelar juara Eredivisie Belanda untuk kali ketiga secara beruntun di musim ini.

Skuat besutan Frank de Boer tersebut seakan membayar kegagalan mereka antara 2005 dan 2010 dengan tampil dominan dalam tiga musim terakhir.

Namun demikian, Eredivisie Belanda bukan sekadar Ajax Amsterdam. Ada individu-individu tertentu yang juga tampil menakjubkan di sepanjang musim ini.

GOAL.com Indonesia memberikan kepada Anda tim terbaik Eredivisie Belanda musim 2012/13.

Garuda vs. Oranje


Kiper - Kenneth Vermeer

Ajax Amsterdam


Penjaga gawang Ajax itu tampil konsisten di musim ini. Vermeer berhasil mencatat 13 clean sheets dan tiga penyelamatan penalti, termasuk satu di antaranya di ajang Liga Champions. Vermeer juga menunjukkan kematangan dalam mengatasi tekanan.


Bek Sayap Kanan - Daryl Janmaat

Feyenoord Rotterdam


Tak bisa disangkal, bek sayap Feyenoord itu tampil mengesankan di musim ini. Mantan pemain ADO Den Haag dan SC Heerenveen itu terkenal dengan gaya permainan yang cepat, lugas dan penuh energi. Janmaat pun bermain lebih dikenal sebagai bek sayap yang aktif membantu menyerang karena kemampuannya itu.


Bek Tengah - Stefan De Vrij

Feyenoord Rotterdam


Pemain ini termasuk dalam salah satu produk terbaik dari akademi sepakbola Feyenoord dalam satu dekade terakhir. Menggantikan peran Ron Vlaar, de Vrij yang juga ditunjuk sebagai kapten menunjukkan bakat luar biasa dengan penampilan solid dan super di jantung pertahanan Feyenoord. Dia juga tak canggung menjalankan peran sebagai bek sayap jika dibutuhkan.


Bek Sayap Kiri - Daley Blind

Ajax Amsterdam

Butuh lima tahun untuk anak dari mantan pemain Ajax Danny Blind itu bisa mengkilap dan menjadi pemain terbaik di musim ini. Karena penampilan atraktifnya juga bersama Ajax, Blind pun masuk panggilan timnas Belanda.



Sayap Kanan - Jens Toornstra

FC Utrecht


Di usia yang masih awal 20an, Toornstra tampil mengesankan di sepanjang musim ini. Sukses terakhirnya adalah membawa FC Utrecht lolos dan bermain di Liga Europa musim depan, dengan mengalahkan FC Twente secara agregate di babak playoff.


Gelandang Tengah - Siem De Jong

Ajax Amsterdam


Dia merupakan pencetak gol terbanyak Ajax dengan 12 gol. Kemampuannya memainkan peran sebagai gelandang, penyerang lubang hingga penyerang striker utama membuatnya banyak disebut sebagai pemain serba bisa. Dengan kualitas penampilan seperti itu, mungkin akan sulit bagi Ajax mempertahankan pemainnya itu di musim panas mendatang.


Gelandang Tengah - Christian Eriksen

Ajax Amsterdam


Termasuk salah satu pemain veteran di skuat Ajax musim ini, di mana dia sudah memainkan lebih dari 100 pertandingan. Eriksen menunjukkan kualitas penampilan luar biasa dengan 13 gol dan 23 assists di sepanjang musim ini.


Sayap Kiri - Tonny Trindade de Vilhena

Feyenoord Rotterdam


Usianya masih tergolong muda, tapi kualitas penampilan Vilhena masuk kategori luar biasa. Pemain yang barus berusia 18 tahun itu memiliki kekuatan fisik, kemampuan teknis dan karakter permainan yang luar biasa. Penampilan terbaiknya adalah kala mencetak dua gol ke gawang Willem II.


Gelandang Serang - Filip Djuricic

SC Heerenveen


Bersama dengan striker asal Islandia Alfred Finnbogason, pemain Serbia bernomor punggung 10 itu menyelamatkan SC Heerenveen dari musim yang mengecewakan. Djuricic bermain luar biasa di berbagai posisi, baik sebagai gelandang serang, sayap kiri atau sebagai striker, sesuai dengan kebutuhan tim dan keinginan Marco Van Basten, pelatih SC Heerenveen. Karena kemampuan teknisnya, pemain yang musim depan membela Benfica itu disebut sebagai 'Johan Cruyff-nya Balkan'.


Striker - Wilfried Bony

Vitesse Arnhem


Di atas kertas, Vitesse bukanlah tim yang sebagus Twente, tapi mereka memiliki salah satu pemain terbaik yang ada di Eredivisie musim ini. Adalah Bony, striker asal Pantai Gading, yang menjadi topskor dengan 31 gol. Absennya Bony di Januari karena harus tampil di Piala Afrika membuat Vitesse kelimpungan untuk bisa mencatat kemenangan.


Striker - Graziano Pelle

Feyenoord Rotterdam


Di musim pertamanya bersama AZ Alkmaar, Pelle tak menjalani musim dengan baik. Hal itu berjalan hingga musim keempat, dengan hanya bisa melesakkan 14 gol. Tapi, ketika pindah ke Feyenoord musim lalu, Pelle menjelma menjadi salah satu bomber terbaik di Eredivisie dengan 27 gol, yang menjadikannya sebagai striker paling tajam dalam sejarah Feyenoord setelah Harry Bild dan Ove Kindall dengan 25 gol dalam semusim.


Pelatih – Fred Rutten

Vitesse Arnhem


Vitesse Arnhem tak bisa untuk tidak berterima kasih kepada Fred Rutten karena sudah mengantar mereka nyaris menembus zona Champions di musim ini. Rutten mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki Vitesse, termasuk mengasah kemampuan Wilfried Bony untuk menjadi striker terbaik di dunia saat ini. Musim depan, Vitesse bisa jadi akan merindukan Rutten karena yang bersangkutan memutuskan untuk meninggalkan timnya itu.

PEMAIN PENGGANTI

Kiper Bek Bek Gelandang

Robbin Ruiter
(FC Utrecht)

Marco Van Ginkel
(Vitesse Arnhem)

Toby Alderweireld
(Ajax Amsterdam)

Lasse Schone
(Ajax Amsterdam)
Gelandang Gelandang Striker

Kevin Strootman
(PSV Eindhoven)

Jordi Clasie
(Feyenoord Rotterdam)

Alfred Finnbogason
(SC Heerenveen)


Garuda vs. Oranje

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!
Daryl Janmaat

Terkait