thumbnail Halo,

Marco van Ginkel menjadi pemenang edisi ke-11 Johan Cruijff Prijs.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter

Gelandang Vitesse Arnhem Marco van Ginkel berhak atas penghargaan Johan Cruijff Prijs karena terpilih sebagai pemain muda terbaik Belanda musim ini.

Penghargaan dilakukan atas dasar penilaian dewan juri yang terdiri dari Frank de Boer, Wim Jonk, Jan Wouters, Fred Rutten, Ronald Koeman, Youri Mulder, Philip Cocu, Willy Dullens, Erwin Koeman, dan tak ketinggalan sang legenda sendiri, Cruyff.

"Dia berkembang pesat musim ini. Hal ini penting bagi Vitesse dan menjadi aset bagi masa depan yang cerah," ujar Cruyff dilansir Voetbal International.

Tahun ini, Johan Cruijff Prijs digelar untuk kali ke-11. Keberhasilan Van Ginkel menyusul jejak para seniornya, antara lain seperti Arjen Robben, Wesley Sneijder, Klaas-Jan Huntelaar, dan Ibrahim Afellay. Gelandang muda AZ Alkmaar Adam Maher merebut penghargaan serupa tahun lalu. Menariknya, kini Van Ginkel dan Maher sama-sama menempati daftar teratas buruan Ajax Amsterdam pada jendela transfer musim panas.

"Wow! Saya sangat gembira! Johan Cruijff Prijs merupakan penghargaan penting dan sebelum saya pernah direbut para pemain hebat dengan karier yang cemerlang. Fantastis kini saya dapat memilih lokasi Cruyff Court yang baru," seru Van Ginkel.

Cruyff Court merupakan program Yayasan Johan Cruyff untuk mendirikan lapangan bermain di daerah tertentu. Sejak 2003, pemenang penghargaan Johan Cruijff Prijs berhak memilih lokasi pendirian lapangan. Robben, Sneijder, Huntelaar, dan Afellay memilih lokasi tempat asal mereka atau keluarga, yaitu berturut-turut di Bedum, Utrecht, Hummelo, dan Al Hoceima di Maroko.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait