thumbnail Halo,

Ronald Koeman merisaukan penurunan performa Jordy Clasie dan Bruno Martins Indi.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter

Meski meraih kemenangan penting 2-0 atas Vitesse Arnhem pekan lalu, pelatih Feyenoord Rotterdam Ronald Koeman tak segan melontarkan kritik kepada para pemainnya.

Dua pemain menjadi sorotan Koeman, yaitu Jordy Clasie dan Bruno Martins Indi. Keduanya dianggap tidak tampil dalam performa yang memuaskan sehingga Koeman merasa perlu mengajak mereka bicara secara khusus. Kepada Voetbal International, sang pelatih membeberkan alasannya.

"Terkadang hal itu diperlukan, terkadang tidak," tukasnya.

"Saya pernah mengalaminya semasa bermain. Tanpa sadar itu membuat Anda terlalu santai. Staf pelatih harus mampu menelusurinya dan melakukan sesuatu. Ini bisa dilakukan dengan banyak cara, tapi saya tidak menyalahkan mereka."

"Saya tidak menyalahkan mereka. Mereka masih 21 tahun, banyak yang terjadi, dan mereka pemain internasional. Suka atau tidak, masalah masa depan dan pembicaraan kontrak dapat mempengaruhi penampilan Anda."

Koeman beralih membahas peluang Feyenoord di sisa musim.

"Kami harus mengerahkan kekuatan untuk meraih kemenangan dan berharap PSV Eindhoven dan Vitesse Arnhem tersandung," imbuhnya.

"Peluang [juara] kami kecil, tapi kompetisi ini aneh. Saya akan memberi selamat kepada Ajax Amsterdam dan saya yakin mereka akan menjadi juara, tapi masih harus dibuktikan di atas lapangan dengan menghadapi NAC Breda Sabtu nanti. Anda harus lebih dahulu memenanginya."

Feyenoord kini menghuni peringkat ketiga klasemen Eredivisie Belanda dengan jarak empat poin dari Ajax.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait