thumbnail Halo,

Jeremain Lens menyerang Joris Mathijsen di lorong stadion setelah PSV Eindhoven dikalahkan Feyenoord Rotterdam.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter

PSV Eindhoven menjatuhkan denda maksimal kepada Jeremain Lens karena perangai tak terpuji usai dikalahkan Feyenoord Rotterdam 2-1, Minggu (24/2) lalu.

Tak puas dengan persinggungan di atas lapangan, Lens menanti kemunculan Joris Mathijsen di lorong stadion. Begitu bek Feyenoord yang juga rekannya di timnas Belanda itu muncul, Lens langsung menyergap dan meraih kerah bajunya. Mathijsen mencoba menghindar, sedangkan emosi beberapa pemain Feyenoord langsung terpancing.

Situasi menghangat tetapi kemudian dapat dilerai asisten pelatih PSV Ernst Faber, kiper Boy Waterman, Przemyslaw Tyton, Orlando Engelaar, serta Kevin Strootman. Pelatih Dick Advocaat menyesalkan perangai Lens.

"Apapun yang dikatakan Mathijsen di lapangan, saya tidak tahu. Tindakan Lens tetap tidak bisa dibenarkan. Seharusnya dia tidak boleh bereaksi seperti itu," bilangnya saat konferensi pers.

Senin, PSV meminta keterangan dari Lens atas ulahnya tersebut dan memutuskan untuk menjatuhkan denda yang seluruhnya akan disumbangkan untuk amal.

"Bermain di klub besar, Anda harus bermain selayaknya pemain profesional yang baik. Sebagai klub, kami akan terus memastikan hal seperti ini diterapkan di masa depan," tegas direktur teknik Marcel Brands kepada media.

Lens juga muncul menjelaskan kalau tidak ada serangan verbal berarti yang dilakukan Mathijsen kepada dirinya.

"Tidak ada yang serius. Reaksi itu muncul karena kami kalah," pungkasnya.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Belanda di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Eredivisie Belanda lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Belanda.


Terkait