thumbnail Halo,

Kepindahan ke klub yang paling menginginkan dirinya adalah kesempatan Wesley Sneijder memulihkan penampilan di level top.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Pada 2006, Yolanthe Cabau von Kasbergen membintangi sebuah film pendek berjudul "Turkse Chick". Model seksi blasteran Catalan-Belanda itu berperan sebagai Dilara, seorang gadis keturunan Turki yang membuat seorang pemuda tanggung penggemar skateboard bernama Fokko penasaran saat mereka berpapasan di pinggir jalan. Setelah terjatuh karena melakukan aksi skateboard untuk menarik perhatian, Fokko kemudian diajak Dilara bermesraan balik semak-semak. Film berakhir ketika kesadaran Fokko pulih dan kesempatan bermesraan itu rupanya hanyalah fantasinya belaka.

Lompat ke masa kini, Januari 2013. Nama belakang Yolanthe kini punya embel-embel baru: Sneijder-Cabau. Tambahan nama belakang itu sangat dikenal luas di kalangan penggemar sepakbola dunia. Pada sebuah petang di musim dingin Istanbul, bersetelan modis perancang ternama, Yolanthe menjawab pertanyaan seorang reporter Turki tentang tanggapannya soal negara yang dibelah Selat Bosporus itu. "Saya sudah pernah lima kali mengunjungi Turki sebelumnya untuk liburan dan bekerja. Dalam sekejap saya jatuh cinta dengan Turki dan saya senang berada di sini," bilangnya.

Tapi, Yolanthe tidak sedang berlibur. Dia menemani suaminya, Wesley Sneijder, yang baru saja melakukan keputusan penting dalam karier sepakbola profesionalnya, yaitu bergabung dengan Galatasaray. Pasangan model-presenter dan pesepakbola terkenal itu mendarat di bandara Istanbul Ataturk untuk memastikan kontrak bermain sang suami berdurasi tiga setengah tahun. Baru beberapa meter melangkah keluar pesawat, petugas bandara berebutan menyambut Sneijder dengan memeluk, mencium pipi, dan memegang kepalanya. Hal yang sama terjadi sesuai penandatanganan kontrak. Sneijder muncul dari atap terbuka di limosin yang hendak ditumpanginya untuk menyapa penggemar. Tak ayal beberapa fans nekat naik ke atap mobil untuk bersuka cita menyambut pemain yang sudah mereka sebut sebagai "transfer terbaik musim ini" itu.

Setahun belakangan, kandidat pemain terbaik dunia 2010 itu bak jatuh dari langit dan menjadi manusia biasa. Setelah merebut tiga gelar bersama Internazionale dan membawa Belanda ke final Piala Dunia Afrika Selatan, karier Sneijder menukik. Bahkan di mata pelatih Andrea Stramaccioni, posisinya di Appiano Gentile tidak tak tergantikan.  Untuk musim 2012/13 ini Sneijder hanya tampil sebanyak delapan kali untuk Inter atau total selama 593 menit. Penampilan terakhirnya untuk Inter terjadi saat menghadapi Chievo, September tahun lalu di Serie A. Sudah jadi rahasia umum kalau Sneijder tak lagi menjadi pilihan karena menolak pemotongan gaji dalam perjanjian kontrak baru. Dalam situasi tak diinginkan seperti ini, jalan keluar yang menguntungkan kedua belah pihak hanyalah berganti klub saat jendela transfer musim dingin dibuka.

Sebenarnya Galatasaray bukan klub yang diidam-idamkan Sneijder. Setelah "lulus" dari Ajax Amsterdam, Sneijder pernah bertualang di Real Madrid sebelum memperkuat Inter. Keputusan pindah ke Galatasaray pun tentu bakal merusak resume gemilangnya. Ketika tawaran juara bertahan liga Turki itu diterima Inter medio Januari lalu, Sneijder mencoba mengulur-ulur waktu. Maksudnya jelas, supaya ada cukup waktu datangnya tawaran dari sebuah klub top sebelum jendela transfer ditutup. Sampai-sampai dengan geram pelatih Fatih Terim meminta agar sang bintang serius memperlakukan tawaran Galatasaray.

Pada kenyataannya, Sneijder "terpaksa" menerima pinangan Galatasaray. Bukan karena diteror Terim. Memang Sneijder meminta pendapat Jose Mourinho dan Louis van Gaal tentang rencana transfer itu, tapi bukan pula karena bujukan dua mantan pelatihnya itu keputusan pindah dibuat. Bukan pula karena uang. Sneijder pindah karena Galatasaray satu-satunya klub yang serius menginginkannya. Keinginan Manchester United, Tottenham Hotspur, atau Liverpool rupanya hanya rumor belaka.

Galatasaray juga punya daya tarik yang kuat. Klub berjuluk Cimbom itu adalah klub Turki tersukses sepanjang sejarah. Mereka mengoleksi 18 gelar juara liga Turki, rekor yang dibagi bersama seteru abadinya, Fenerbahce. Otomatis, Galatasaray langganan Liga Champions. Februari depan, Galatasaray akan berhadapan dengan Schalke 04 di babak 16 besar turnamen antarklub paling bergengsi di Eropa itu. Galatasaray tak pernah terdegradasi dari kasta tertinggi liga Turki sepanjang sejarah dan merupakan salah satu klub yang mendirikan Super Lig. Banyak pemain top Turki pernah berseragam Galatasaray, salah satunya Hakan Sukur. Cimbom juga menjadi klub Turki pertama yang mampu merebut trofi kejuaraan antarklub Eropa, yaitu Piala UEFA 2000. Dan, yang paling penting, Galatasaray memberinya sesuatu yang tidak didapat di Inter, yaitu bermain secara reguler.

Tidak heran kalau Frank de Boer seperti melawan arus dengan mengatakan kepindahan Sneijder justru menguntungkan Belanda. Dengan Piala Dunia digelar di Brasil tahun depan, Sneijder butuh banyak jam bermain supaya mencapai level kebugaran serta membentuk performa terbaik. Apalagi Van Gaal pernah mengatakan hanya akan menggunakan para pemain yang tampil reguler dalam upaya memenuhi target mencapai semi-final Piala Dunia. Ada pula pengamat yang mengatakan kemungkinan disertakannya sebuah klausul kontrak khusus agar Sneijder dapat dilepas pindah ke klub top Eropa dengan banderol transfer tertentu sehingga kepindahan ini bukanlah akhir dari kariernya.

Bergabung dengan Galatasaray mungkin bukan hal ideal bagi sang dewa yang terbuang, tapi dapat memberinya kesempatan untuk memulihkan penampilan di level tertinggi. Seperti Pep Guardiola yang secara mengejutkan memilih Bayern Munich, Sneijder pasti sudah melakukan pertimbangan serius sebelum membuat keputusan. Mudah-mudahan saja Sneijder tidak bernasib seperti Fokko yang dikibuli fantasi tentang Dilara, si gadis Turki yang misterius dan menggemaskan itu.


Yolanthe dan Wesley Sneijder. Mudah-mudahan Turki bukan fantasi.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait