thumbnail Halo,

Bek PSV Eindhoven Erik Pieters meminta maaf karena tak mampu menahan emosi saat pertandingan akhir pekan lalu.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Bek PSV Eindhoven Erik Pieters dijatuhi sanksi larangan bertanding tiga kali karena mengamuk pada pertandingan Eredivisie Belanda akhir pekan lalu.

PSV menerima kejutan dari PEC Zwolle dengan harus mengakui keunggulan tim promosi itu, 3-1. Pada pertengahan babak kedua, Pieters yang baru bermain lagi setelah sembilan bulan absen akibat cedera, menerima kartu merah. Tak terima, bek internasional Belanda itu memukul kaca pintu di lorong pemain sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Setelah sanksinya turun Senin (21/1), Pieters meminta maaf atas ulahnya.

"Saya mengalami periode berat setelah mengalami dua cedera berat dan absen di Euro 2012," ujar pemain 24 tahun ini dilansir NUsport.

"Saya gelap mata dan tidak tahu apa yang saya lakukan. Beruntung orang-orang bertindak dengan cepat.

"Saya sangat menyesal dan kini harus menerima segala konsekuensinya. Dari dalam hati, saya ingin meminta maaf kepada PSV, suporter, serta orang-orang di dalam maupun luar sepakbola. Saya tahu seharusnya menjadi contoh karena perilaku saya selalu disorot kamera di stadion."

Selain sanksi, Pieters juga harus beristirahat selama enam pekan karena cedera tangan yang dialaminya.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Belanda di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Eredivisie Belanda lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Belanda.

Terkait