thumbnail Halo,

Raiola tetap mengkritisi 'velvet revolution' ala Cruyff di Ajax Amsterdam.


OLEH    GUNAWAN WIDYANTARA     Ikuti di twitter
Mino Raiola, agen pemain papan atas sepakbola, mengutarakan permohonan maaf karena pernah menyindir Johan Cruyff.

Raiola yang menjadi perwakilan pemain seperti Zlatan Ibrahimovic dan Mario Balotelli di bulan Oktober lalu pernah mengatakan semua orang pasti menerima apapun komentar yang dilontarkan Cruyff dan sekarang agen yang pernah menimbulkan kisah kontroversi karena menyebut UEFA mirip dengan mafia ini bersedia mengakui kekeliruan dari ucapannya tersebut.

"Ketika Anda melakukan kesalahan, Anda harus memiliki keberanian untuk meminta maaf," kata Raiola di BNR Nieuwsradio.

"Tidak sepantasnya saya mengeluarkan komentar seperti itu karena bisa mempengaruhi banyak pihak. Saya punya ayah yang kira-kira berusia sama dengan Cruyff. Saya tidak akan senang jika ada orang yang berkomentar sama padanya."

"Mulai sekarang saya tidak akan pernah lagi menyebut Cruyff gila."

Meski demikian Raiola tetap mengkritisi 'revolusi beludru' ala Cruyff di Ajax Amsterdam. Mantan bintang seperti Edwin van der Sar, Marc Overmars dan Frank de Boer menempati pos-pos penting di klub raksasa Belanda tersebut dan dia mempertanyakan peranan Cruyff di sana.

"Cruyff beropini, mantan pemain harus mendapat posisi tinggi karena mereka mantan pemain bukan karena kemampuannya telah terbukti," lanjut Raiola.

"Lihat saja Barcelona, mereka sukses dan tidak dipimpin oleh mantan pemain."

"AC Milan memenangkan 25 gelar bergengsi dalam 27 tahun terakhir dan mereka tidak pernah dipimpin mantan pemain."

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Android Apple
Blackberry Windows

Terkait