thumbnail Halo,

Ronald Koeman tidak malu mengakui penampilan buruk Feyenoord Rotterdam saat ditahan imbang NAC Breda.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Pelatih Feyenoord Rotterdam Ronald Koeman mengakui ketangguhan NAC Breda dalam memaksakan hasil imbang 2-2 saat kedua tim bertemu di Eredivisie Belanda, Minggu (9/12) kemarin.

Feyenoord dua kali memimpin melalui Graziano Pelle dan penalti Lex Immers, tapi dua kali pula NAC mampu mengimbangi mereka. Dua gol balasan NAC dilesakkan melalui umpan tendangan penjuru Danny Verbeek. Kelemahan Feyenoord melakukan pengawalan pemain lawan disinggung Koeman usai pertandingan.

"Saya bisa menerima hasil ini. NAC bahkan layak memenangkan pertandingan," ujarnya.

"Kami tampil di bawah level normal. Setelah unggul, kami lengah sehingga NAC mampu menciptakan gol balasan."

"Beberapa waktu lalu kami mengubah sistem penjagaan orang per orang menjadi pertahanan zona. Berhasil pada pertandingan sebelumnya, tapi sekarang kami kebobolan dua kali lewat tendangan penjuru."

"Harus diakui dengan banyak pemain yang menyambut tendangan penjuru berhasil membuat pemain kami sulit mempertahankan gawang. Dua gol NAC tercipta dengan indah."

Feyenoord kini bersandar di peringkat kelima klasemen terpisah lima poin dari posisi teratas yang diduduki PSV Eindhoven.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Belanda di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Eredivisie Belanda lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Belanda.

Terkait