thumbnail Halo,

Bermain untuk PSV Eindhoven membuat Luciano Narsingh merasakan tekanan lebih besar.

GOAL.com Indonesia   OLEH
AGUNG HARSYA

Luciano Narsingh menghadapi bekas klubnya, SC Heerenveen, pada lanjutan Eredivisie Belanda, Minggu (11/11) malam ini.

Sayap 22 tahun itu pindah ke PSV Eindhoven saat pergantian musim setelah menjadi mesin assist bagi Heerenveen musim lalu. Performa Narsingh terus terasah dan panggilan ke timnas Belanda terus diperolehnya. Pemain keturunan India dan Suriname ini menyatakan, tekanan bermain di klub seperti PSV memberinya kekuatan tersendiri.

"Di PSV, kalau Anda mengalami kekalahan, media menulis macam-macam," ujarnya kepada Heerenveen TV.

"Saya pernah mengalami periode buruk. Memang saya tak selalu bermain, tapi itu disebabkan karena proses adaptasi. Sekarang rasanya situasi lebih baik."

"Saya rasa tekanan bermain di klub top justru menjadikan saya lebih tangguh. Anda menjadi fokus. Anda tahu harus bermain 100 persen dalam setiap pertandingan karena Anda tidak boleh kalah."

"Sebenarnya saya tidak banyak membaca berita. Kalau iya, mungkin saya jadi gila. Kalau semuanya lancar, media memuji-muji, tapi mereka bisa berbalik dalam keadaan sebaliknya. Secara mental Anda harus kuat."

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Belanda di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Eredivisie Belanda lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Belanda.

Terkait