thumbnail Halo,

Gelandang FC Twente Dusan Tadic memaklumi beban berat yang ditanggung rekan senegaranya, Filip Djuricic, di SC Heerenveen.

GOAL.com Indonesia   OLEH
AGUNG HARSYA

Dua pemain muda Serbia, Dusan Tadic dan Filip Djuricic, saling berhadapan akhir pekan lalu di Eredivisie Belanda ketika FC Twente mengalahkan SC Heerenveen 1-0.

Gol tunggal kemenangan Twente diciptakan Tadic, yang memang tampil bersinar di awal musim ini. Namun, Tadic tidak menganggap Djuricic bermain jelek dan bahkan menganggapnya layak bermain di tim yang lebih baik.

"Filip sebenarnya tampil bagus dalam pertandingan dan dia punya cukup kualitas bermain untuk Twente," puji Tadic setengah menggoda kompatriotnya itu dilansir De Telegraaf.

"Senang bermain melawannya. Tapi memang musim yang sulit bagi Filip karena dia menanggung beban besar bersama Heerenveen. Sungguh sulit melakukan segalanya sendirian. Itulah kenapa saya senang bermain di tim sebaik Twente, tempat saya mendapatkan banyak dukungan dari rekan setim."

Heerenveen, yang ditangani Marco van Basten, sejauh ini hanya mampu meraih tiga kali imbang dalam enam pertandingan sehingga terperosok ke zona merah. Djuricic sendiri mulai mengeluhkan beban yang begitu besar digantungkan ke bahunya.

"Saya merasakan sakit di hamstring, betis, dan paha saya. Kaki saya terasa begitu berat. Itu semua karena pertandingan yang harus saya jalani, tidak cuma bersama Heerenveen tapi juga dengan timnas Serbia," keluh pemain 20 tahun itu.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Belanda di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Eredivisie Belanda lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Belanda.

Terkait