thumbnail Halo,

Dick Advocaat tak mau mengarang alasan kekalahan PSV Eindhoven dari FC Utrecht.

GOAL.com Indonesia   OLEH
AGUNG HARSYA

PSV Eindhoven harus mengakui keunggulan FC Utrecht 1-0 pada lanjutan Eredivisie Belanda, akhir pekan lalu.

Inkonsistensi rupanya menjadi masalah terbesar PSV di awal musim ini karena pada pekan sebelumnya, mereka mampu memukul AZ Alkmaar 5-1. Kekalahan dari Utrecht merupakan yang kedua ditelan PSV setelah sebelumnya mereka dipermalukan RKC Waalwijk. Pelatih Dick Advocaat tidak bisa menyalahkan siapa-siapa selain diri sendiri.

"Sulit dipercaya, tidak ada alasan dari kami. Utrecht layak menang. Mereka lebih baik di segala lini," ujar sang pelatih kepada Eredivisie Live.

"Saya sudah memarahi tim saat kami dikalahkan RKC Waalwijk. Saya tidak mau mekakukannya lagi, tapi ternyata sekarang kami harus membahas hal yang seharusnya bisa dihindari."

"Kita seharusnya tidak bersikap emosional usai bertanding, tapi kekalahan ini sangat buruk. Kami membiarkan diri sendiri tidak berdaya. Mungkin ada beberapa pergantian yang harus dilakukan."

"Saya bisa saja mengubah susunan tim karena para pemain mungkin kelelahan. Itu bukan sebuah alasan, tapi beberapa pemain harus membela timnas masing-masing."

Dua nama yang menjadi korban amukan Advocaat ditengarai adalah Ola Toivonen dan Dries Mertens. Akibat kekalahan itu PSV kini berada di peringkat kelima dan tertinggal enam poin dari FC Twente di puncak klasemen.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Belanda di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Eredivisie Belanda lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Belanda.

Terkait