thumbnail Halo,

Dante menjadikan Lucio, rekan senegaranya yang pernah memperkuat Bayern, sebagai role-model utamanya.


OLEH   DEDE SUGITA


Baru bergabung dari Borussia Monchengladbach awal musim ini, Dante mampu beradaptasi dengan cepat untuk menjadi satu pilar utama di lini belakang Bayern Munich.

Apa rahasianya? Selain memang punya talenta sebagai bek tangguh, bisa jadi karena ia menjadikan Lucio, mantan palang pintu Bayern yang juga asal Brasil, sebagai panutan.

Lucio, kini membela Sao Paulo di tanah airnya, merumput lima tahun di Allianz Arena (2004-09), bahkan diangkat sebagai wakil kapten tim di musim pamungkasnya bersama klub. Selama berseragam Die Roten, Lucio mempersembahkan sederet trofi di antaranya tiga Deutscher Meister dan tiga DFB-Pokal.

"Lucio adalah role-model utama saya. Saya mengagumi kepribadian dan karakternya," ungkap Dante kepada laman resmi Bundesliga.

"Sikapnya luar biasa. Saya menyukai agresi dan totalitas yang selalu dibawanya ke dalam permainan. Itulah kenapa dia menjadi role-model utama saya."

Dalam kesempatan yang sama, Dante juga mengisahkan perjalanan kariernya yang meningkat pesat.

"Dua tahun lalu saya masih berjuang menghindari degradasi dengan Borussia Monchengladbach. Sekarang saya mungkin memenangi titel Bundesliga. Ini mimpi yang menjadi kenyataan."

Dante, yang baru melakoni debut internasional dalam uji coba kontra Inggris pada Januari lalu, kembali terpanggil memperkuat Selecao untuk laga melawan Italia, Kamis (22/3) pekan ini, dan Rusia pada Senin depan.

"Ini amat berarti bagi saya, segalanya bagi saya. Ini impian saya. Bagi kami orang Brasil ini sangat, sangat berarti," tukas Dante mengekspresikan kegembiraannya.




GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait