thumbnail Halo,

Pep Guardiola ditantang menjawab tantangan dan harapan dengan memastikan Bayern Munich sebagai tujuan musim depan.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Misteri masa depan Pep Guardiola akhirnya terkuak Rabu (16/1) malam ketika Bayern Munich menyatakan mantan pelatih sukses Barcelona itu akan menjadi bagian dari tim kebanggaan Bavaria musim mendatang.

Seperti yang sudah diperhitungkan, banyak reaksi bermunculan dengan keputusan itu. Sebelum memastikan pilihan ke Bayern, Guardiola dikejar sejumlah klub top Inggris, seperti Chelsea, Manchester City, Manchester United, hingga Arsenal. Semua klub ini pantas memiliki figur pelatih sekaliber Guardiola. Apalagi kelas Liga Primer Inggris sebagai kompetisi paling diminati di dunia saat ini. Namun, Guardiola rupanya memilih "jalur aman" dengan mengiyakan ajakan Bayern.

Semuanya dimulai dengan hubungan baik Johan Cruyff dan Uli Hoeness. Dua mantan pemain timnas Belanda dan Jerman serta legenda Ajax Amsterdam dan Bayern yang pernah bersaing di era 1970-an itu lah yang menentukan langkah Guardiola ke Allianz Arena. Dalam satu kesempatan, Cruyff tak malu mengakui Bayern sebagai contoh sukses klub profesional di era modern yang memiliki keseimbangan dalam berprestasi di lapangan hijau serta memetik profit. Saat Cruyf berkesempatan menemui Guardiola di New York, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu, mereka membahas banyak hal. Mulai dari Frank de Boer, Ajax Amsterdam, Barcelona, masa depan kepelatihan Guardiola, hingga pada akhirnya Bayern menjadi topik pembicaraan.

Bagi Cruyff, Bayern "memiliki semua syarat yang dibutuhkan sebuah klub". Maksudnya, Bayern memiliki fasilitas akademi yang baik, infrastruktur yang memadai, para pemain berkualitas, serta klub top yang sarat sejarah. Faktor ini ditunjang pula kemiripan filosofi permainan yang mulai ditanamkan Louis van Gaal ke dalam tim Bayern dengan Barcelona. Faktor-faktor inilah yang membuat sejumlah pengamat menyebutkan Bayern merupakan "pilihan yang aman" bagi Guardiola. Mirip seperti awal kiprahnya di Camp Nou saat menggantikan Frank Rijkaard, anak didik Cruyff itu tinggal meneruskan fondasi yang sudah dibangun Van Gaal serta Jupp Heynckes pada musim ini.

Apakah Bayern benar-benar akan menjadi pilihan aman bagi Guardiola? Rasanya anggapan itu tidak seluruhnya tepat. Pertama, tentu saja, kendala bahasa. Kemudian, Guardiola harus pandai menempatkan diri berada di tengah-tengah karakter direksi klub yang sulit seperti Hoeness, Karl-Heinz Rummenigge, Matthias Sammer, serta belum lagi kalau legenda seperti Franz Beckenbauer turut beropini. Ketiganya sosok bereputasi dan terkenal gemar merecoki urusan internal teknis klub. Buktinya Van Gaal akhirnya hengkang setelah beberapa kali dirongrong oleh Hoeness karena keputusan teknis di atas lapangan. Belum lagi karakter pemain bintang seperti Franck Ribery, Bastian Schweinsteiger, dan Arjen Robben. Bayern akan berangkat dari reputasi Guardiola yang tidak pernah mau terganggu bayang-bayang primadona seorang pemain. Terbukti Ronaldinho, Deco, Samuel Eto'o, dan Zlatan Ibrahimovic dipersilakan menuju pintu keluar Camp Nou di masa kepelatihannya di Barcelona. Tantangan Guardiola di Allianz Arena adalah membuktikan kapasitas sebagai pelatih yang memegang kekuasaan mutlak di area teknis sehingga pemain Bayern yang tidak mau menurut siap-siap saja diangkut keluar musim panas nanti.

Guardiola tentu saja tidak mungkin memilih Bayern tanpa pertimbangan yang matang. Tidak ada tantangan yang sangat sulit diatasi selain menaklukkan diri sendiri. Bayern di musim depan akan menjadi tempat Guardiola kembali berkiprah di dunia sepakbola sekaligus menjawab semua keraguan dan harapan yang tergantung di bahunya. Apapun, sorotan terhadap Bundesliga Jerman dipastikan kian bertambah semarak seiring dengan kedatangan Guardiola.

Bagaimana menurut Anda, seperti apa penilaian Anda terhadap keputusan Guardiola bergabung dengan Bayern? Sampaikan melalui kolom komentar di bawah ini!

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait