thumbnail Halo,

The Bavarians mesti mengonfirmasi status sebagai salah satu dari empat tim terbaik Eropa.

Menggenggam keunggulan sebagai tuan rumah di final Liga Champions musim lalu, Bayern Munich sempat berpikir itu adalah waktu yang tepat untuk kembali merajai Eropa setelah terakhir melakukannya pada 2001.

Apa daya, kenyataan berkata lain. Sang lawan, Chelsea, justru sukses keluar sebagai pemenang melalui drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam 120 menit.

Hasil itu pastinya merupakan pukulan telak buat tim. Namun, pelatih Jupp Heynckes menegaskan anak-anak asuhnya kini telah menempatkan duka tersebut di belakang. Mereka siap mengarungi kembali pentas terwahid Benua Biru musim mendatang.

Sasaran yang dicanangkan pun terbilang tinggi. Sang bos ingin skuatnya membuktikan diri sebagai salah satu dari empat terbaik Eropa. Itu tentu wajib dikonfirmasi dengan menembus babak semi-final.

"Target minimal adalah menjalani fase grup dengan sukses dan mencapai 16 besar, tapi itu tak boleh menjadi akhir. Bayern termasuk empat tim terkuat Eropa dan kami harus mengonfirmasi itu," kata Heynckes di situs resmi UEFA.

"Final Liga Champions di stadion kami telah berlalu, itu harus dilupakan. Kami semua telah melewati istirahat dan waktu yang panjang untuk memproses ini."

"Sekarang kami sedang bekerja untuk tantangan-tantangan baru. Saya yakin kami akan memasuki tantangan-tantangan tersebut dengan antusiasme dan gairah," pungkas eks arsitek Bayer Leverkusen dan Real Madrid itu.



SIAPA TERATAS TAHUN INI?

Terkait