thumbnail Halo,

Harga Van der Vaart terlalu tinggi untuk Schalke yang menyebabkan negisosiasi menemui jalan buntu.

Chief Schalke Clemens Tonnies menegaskan, klubnya menyerah mengejar tanda tangan gelandang Tottenham Hotspur Rafael van der Vaart, yang akhirnya berpeluang kembali ke Hamburg.

Van der Vaart berpeluang besar meninggalkan Spurs musim panas ini karena dia tidak masuk proyek pelatih anyar Andre Villas-Boas. Sebelumnya, arsitek Schalke Huub Steven mengaku Van der Vaart akan menjadi tambahan ideal untuk timnya.

Namun, Tonnies menegaskan negosiasi menemui jalan buntu lantaran Schalke tak bisa menyepakati gaji gelandang Belanda senilai  £70 ribu per pekan ditambah bonus seperti yang diterimanya saat ini.

"Jika kami sangat menginginkannya [Van der Vaart] , maka kami akan mendapatkannya," ujar Tonnies, dikutip ESPN.

"Tapi, ini tak masuk akal karena kemampuan kami terlalu jauh. Topik ini selesai."

Hal tersebut dibenarkan manajer umum Schalke Horst Heldt, "Van der Vaart pemain berkualitas tinggi, tapi dia tidak cocok dengan level kami."

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Jerman di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Bundesliga Jerman lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Jerman.

Terkait