thumbnail Halo,

Performa buruk, diejek fans sendiri, rumor perpecahan internal, hingga cedera adalah sejumlah isu yang membuat Bale kini dalam posisi terdesak.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter

Gareth Bale belakangan ini sedang gelisah. Setelah selalu berada di bawah bayang-bayang Cristiano Ronaldo, kini sinar Bale di Real Madrid kian tenggelam seiring mencuatnya penyerang belia Marco Asensio.

Yang lebih mengkhawatirkan, Bale kesulitan menampilkan performa terbaiknya di awal musim ini. Tidak mengejutkan jika winger asal Wales itu menerima ejekan dari publik Santiago Bernabeu menyusul hasil seri kontra Valencia (2-2) dan Levante (1-1). Saat melawan Levante, Sabtu (9/9) lalu, Bale turun dari bangku cadangan dan menyia-nyiakan dua peluang emas.

SIMAK JUGA: Diejek Fans Madrid, Bale Dibela Zidane

Seakan belum cukup, Bale juga diisukan mengalami keretakan hubungan dengan rekan setimnya seperti Isco dan Asensio. Tak pelak, Bale sedang menghadapi situasi genting dalam musim kelimanya bersama Los Blancos. Namun, pemain berusia 28 tahun itu mengaku tidak gentar dengan keadaan ini.

“Tidak. Itu semua hanya opini,” jawab Bale kepada El Pais ketika ditanya seputar kritik dan rumor negatif yang terus menerpanya. “Saya sudah terbiasa dengan pendapat baik maupun buruk. Saya tidak terlalu memedulikannya.”

Gareth Bale Real Madrid

Lebih lanjut, Bale menjelaskan bahwa peformanya yang belum maksimal ini mungkin berkaitan dengan cedera engkel yang dideritanya musim lalu. Ia mengaku belum sepenuhnya pulih dari cedera tersebut dan harus menggunakan obat peredam rasa nyeri untuk bisa bermain.

“Saya mungkin terlalu dini untuk bermain. Saya seharusnya istirahat lebih lama. Tetapi ketika Anda cedera selama tiga bulan dan melihat rekan-rekan lain bermain, maka Anda punya hasrat untuk merumput kembali dan itulah yang saya lakukan. Saya harus menggunakan painkiller dalam dosis banyak agar bisa bermain,” bebernya.

Sebagai pemain termahal Madrid sepanjang masa, Bale sangat diharapkan untuk bisa konsisten bermain di level tertinggi. Absensi Ronaldo akibat skors seharusnya bisa menjadi kesempatan unjuk gigi bagi Bale, namun performanya di awal musim 2017/18 memang belum memuaskan. Jika situasi ini tidak kunjung membaik, publik Madrid cepat atau lambat akan melupakan Bale.

 

Terkait