thumbnail Halo,

Sudah punya Messi dan Neymar, barisan depan Barca semakin jadi mimpi buruk buat lawan dengan kedatangan Luis Suarez.


GOALOLEH    DEWI AGRENIAWATI     Ikuti di twitter

Upaya Barcelona menambah daya gedor lini depan akhirnya berhasil setelah Liverpool mengonfirmasi transfer striker Luis Suarez ke klub Catalan. The Reds ternyata menyerah untuk tidak lagi mempertahankan pemain yang baru-baru ini bikin ulah di Piala Dunia dengan menggigit Giorgio Chiellini di laga terakhir penyisihan grup antara Uruguay dan Italia.

Rencana Blaugrana merekrut Suarez awalnya mendapat reaksi keras. Maklum, di tengah kesulitan mendapatkan bek tengah pasca-pensiun Carles Puyol, The Catalans malah nekat membeli pemain mahal yang servisnya tidak bisa digunakan hingga hingga akhir Oktober, lantaran sanksi yang diberikan FIFA akibat insiden menggigit untuk ketiga kalinya. Apalagi tim Catalans juga harus melepas Alexis Sanchez, yang tampil gemilang bersama Cili di Piala Dunia, untuk mendanai perekrutan Suarez.

Tapi, tidak bijak rasanya hanya menilai Suarez dari sisi negatif. Lihat bagaimana garangnya lini depan Liverpool musim lalu ketika mantan penggawa Ajax Amsterdam menyumbang 31 gol, padahal di awal musim dia harus menjalani sanksi gara-gara insiden serupa — saat itu korbannya bek Chelsea Branislav Ivanovic.

Sebelum kedatangan Suarez, Blaugrana sudah memiliki barisan depan yang menakutkan dengan hadirnya Lionel Messi dan Neymar. Bisa dibayangkan bagaimana trio Catalan ini bakal jadi mimpi buruk buat bek mana pun.

Jika Suarez tercatat memberikan 31 gol di Liga Primer, maka Neymar dan Messi masing-masing menyumbang sembilan dan 28 gol, yang jika perolehan ketiganya ditotal akan menghasilkan angka 68 gol, jumlah ini sama dengan perolehan satu tim Arsenal musim lalu. Fantastis bukan?

Pemain 27 tahun tidak hanya memiliki insting ‘membunuh’ tinggi, dia juga rajin mengkreasikan peluang. Berdasarkan catatan Opta, Suarez sendiri 87 kali menciptakan peluang, ditambah 42 dan 75 milik Neymar dan Messi yang jumlahnya lewat separuh dari peluang yang diciptakan Arsenal di musim lalu (406).



Lalu, bagaimana entrenador Luis Enrique menempatkan tiga pemain kelas dunia ini dalam satu tim?

Bukan tugas mudah bagi pelatih mana pun, memiliki tiga penyerang top sekaligus dalam timnya. Salah-salah, bukannya ledakkan gol yang tercipta, tapi justru ketiganya kesulitan menyatu yang malah membuat lini depan majal.

Neymar, yang dioperasikan lebih ke tengah bersama tim nasional Brasil musim ini, kemungkinan akan ditempatkan lebih melebar di sisi kiri dengan Suarez berpotensi mengisi penyerang tengah sementara Messi lebih ke kanan. Tapi bisa juga Enrique menekan Suarez yang lebih ke kanan, dengan Messi mempertahankan perannya di tengah antara ketiga pemain tersebut.

Kehadiran Suarez tampaknya tidak akan menyulitkan Enrique dalam menentukan formasinya, trisula Barca bisa dengan fleksibel berubah-ubah posisinya di lini depan untuk memporak-porandakan barisan belakang lawan.

Trio ini juga akan didukung Ivan Rakitic yang diyakini bakal berperan besar membawa Barca ke era baru untuk menggantikan Xavi Hernandez yang kemungkinan hengkang. Sementara penampilan impresif Javier Mascherano sebagai gelandang Argentina selama Piala Dunia memungkinkan dia kembali ke posisi aslinya di La Liga, meski itu akan sangat bergantung pada sukses tidaknya klub merekrut bek tengah baru sepeninggal Carles Puyol.

Di bawah mistar, dua rekrutan anyar Marc-Andre ter Stegen dan Claudio Bravo akan besaing merebut jersey No. 1 setelah kepergian Victor Valdes.

Berikut kemungkinan line-up Barcelona dengan kehadiran Suarez.



La Liga Spanyol >> Halaman Khusus Sepakbola Spanyol
>> Berita Sepakbola Spanyol Lainnya
>> Semua Klub Primera Liga & Panduan 2013/14
>> Klasemen La Liga Spanyol
>> Jadwal & Hasil La Liga Spanyol
>> Daftar Transfer La Liga Spanyol
>> Rapor Pemain La Liga Spanyol


Terkait