thumbnail Halo,

Perjuangan susah-payah Barcelona mengalahkan Malaga membuktikan tim lain juga bisa bersaing di La Liga, demikian Xavi.


GOALOLEH   DEDE SUGITA


Jenderal lapangan tengah Barcelona, Xavi Hernandez, tak sepakat dengan asumsi bahwa La Liga Spanyol adalah kompetisi yang hanya bisa dijuarai El Barca dan Real Madrid.

Dengan kuatnya dominasi duo raksasa dalam sedekade belakangan -- juara terakhir di luar Barca dan Madrid adalah Valencia pada 2004, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone beberapa waktu lalu mengakui Primera Division adalah liga membosankan dan ia pesimistis dengan kans skuatnya mendobrak kemapanan duopoli tersebut meski musim kemarin finis di peringkat ketiga.

Namun, menurut Xavi, susahnya Barcelona memetik kemenangan 1-0 di kandang Malaga, Minggu (25/8), merupakan salah satu bukti bahwa klub lain juga mampu bersaing.

"Saya tak percaya liga ini adalah balapan dua kuda pacu," katanya di laman resmi The Catalans.

"Ada tim-tim yang akan berjuang... Malaga membuktikan tak mudah untuk mengalahkan siapa pun."

"Mereka bertahan dengan baik di babak pertama, mereka menutup jalur operan kami, jadi kami berusaha bermain melebar."

"Mereka lebih mengandalkan serangan balik di babak kedua, tapi secara umum kami menampilkan kinerja bagus. Saya senang," tuntasnya.

Dengan rekor sempurna dari dua pertandingan, Blaugrana kini berada di singgasana klasemen, unggul selisih gol dari Atletico, Athletic Bilbao, dan Villarreal. Madrid sendiri baru berlaga nanti malam melawan tuan rumah Granada.





Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID

Terkait