thumbnail Halo,

Isco datang ke Santiago Bernabeu, siapa yang tergeser?

Karena dilanda masalah finansial, Malaga mau tidak mau harus merelakan kepergian Isco ke Real Madrid dengan mahar yang diyakini berada di angka £23 juta.

Bukan kesepakatan yang buruk tentunya bagi Malaga mengingat mereka mengangkut jebolan akademi Valencia tersebut seharga €6 juta. Godaan selisih angka yang begitu besar akhirnya tidak bisa menahan kepergian sang bintang menuju pelukan Los Merengues.

Secara natural Isco adalah seorang playmaker, sebagian besar waktunya bersama Malaga dihabiskan berada di belakang striker dan peran ini mampu dijalankannya dengan baik hingga terlihat begitu menonjol di tengah lapangan.

Dengan fakta tersebut Los Merengues seperti mendapat anugerah mendapatkan sang bintang muda, benarkah demikian? Apakah posisi playmaker memang dibutuhkan Madrid? Bagaimana dengan sosok sentral Mesut Ozil? Jika posisi Ozil tak tergoyahkan lalu di mana seharusnya Isco ditempatkan?

Redaksi Goal Indonesia berpendapat:

Tidak ada yang berubah, kompetisi playmaker keras!

Siapapun akan sulit menggeser posisi Mesut Ozil sebagai playmaker Real Madrid bahkan pemain bertalenta sehebat Isco. Namun siapa pula yang tidak akan tergoda melihat dua pemain jempolan memperebutkan satu posisi penting dalam tim. Dengan sikap profesional, rivalitas Isco dan Ozil hanya akan menghadirkan satu kemungkinan kemampuan keduanya meningkat tajam.

Andai skema itu terwujud, siapapun yang diturunkan, kekuatan Madrid tidak akan berubah banyak di sepanjang pertandingan. Mereka punya kemampuan mencetak gol dan menciptakan peluang sama bagusnya. Satu mandeg, lainnya bisa jadi solusi. Namun relakah Madrid merogoh kocek dalam hanya untuk melihat salah satu di antara mereka duduk di bench?

Isco ke sektor sayap

Data memperlihatkan kemampuan terbaik Isco hadir ketika dia berada di belakang striker namun dengan kekuatan kaki kanan yang bagus, tidak jarang sang pemain beroperasi di sektor sayap kanan.
Posisi ini di Madrid biasa ditempati Angel Di Maria, pada kondisi terbaiknya, Di Maria sanggup merepotkan lawan, yang jadi masalah performanya di Santiago Bernabeu seperti roller coaster, dan Isco bisa jadi solusi di sektor ini.

Kecepatan Isco memang tidak sedahsyat Cristiano Ronaldo, namun faktor tersebut bukan satu-satunya modal untuk menjadi winger hebat. Akurasi umpan Isco bisa memanjakan striker manapun di dunia.

Selain sektor sayap gelandang, jika dalam posisi terdesak bukan tidak mungkin, Isco ditempatkan di sisi sayap kanan serangan. Kenapa tidak? Bukankah dia punya catatan rekor gol yang tak kalah mengkilap?

Bagaimana pendapat Anda tentang posisi Isco di Real Madrid? Masih adakah posisi lain yang bisa dijalankan Isco untuk meningkatkan kualitas Los Blancos? Atau malah ada kemungkinan Real Madrid memboyong bintang yang keliru mengingat stok pemain di Santiago Bernabeu? Sampaikan pendapat Anda melalui formulir yang kami sediakan.

Tendangan Bebas

Di posisi mana sebaiknya Isco dipasang Real Madrid?

Terkait