thumbnail Halo,

The Catalans sempat mendekati David Ginola saat ditukangi Johan Cruyff dan Bobby Robson.


OLEH   DEDE SUGITA


Tak hanya satu, tapi dua kali David Ginola nyaris merapat ke Barcelona semasa aktif bermain sebagai pesepakbola profesional.

Mantan gelandang Prancis yang pernah berkarier dengan Paris Saint-Germain, Newcastle United, dan Tottenham Hotspur itu mengaku The Catalans sempat mendekatinya saat ditukangi Johan Cruyff dan Bobby Robson.

Dua potensi transfer itu pada akhirnya urung terealisasi, dan Ginola mengaku masih memendam sedikit penyesalan karenanya.

"Cruyff memang ingin mendatangkan saya pada 1995. Suatu hari dia menelepon saya dan kami bertemu di Sitges [kota dekat Barcelona]," tutur pria 46 tahun itu dalam interviu dengan Le Journal du Dimanche.

"Di sana dia menjelaskan proyek yang dia miliki. Tapi, Barcelona telah mempunyai banyak pemain asing dalam tim mereka. Tahun itu mereka telah memiliki Hagi, Popescu, Prosinecki, Figo..."

"Setelah itu ada kali kedua, dengan Bobby Robson. Saya juga sempat berbicara dengannya, tapi pada akhirnya Kevin Keegan meminta saya tak meninggalkan Newcastle, di mana saya diperlakukan dengan baik. Saya berada dalam kondisi terbaik saat itu."

"Apakah saya menyesal tak bergabung dengan mereka? Barca selalu menjadi salah satu tim terbaik di Eropa dan ya, Anda bisa bilang itu telah menjadi duri dalam karier saya," pungkas Ginola.




GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait