thumbnail Halo,

Tidak ada CR7 atau Messi yang mengisi tim terbaik La Liga jornada 22


OLEH   DEWI AGRENIAWATI      
Serie A Italia
La Liga Spanyol
2012/13
Jornada 22
Halaman Khusus Sepakbola Spanyol

Semua Berita Sepakbola Spanyol

Semua Kegiatan Transfer Spanyol

Klasemen La Liga Spanyol

Jadwal & Hasil La Liga Spanyol

Nama Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan. Tapi, kali ini bukan aksi memenangkan Real Madrid yang menjadi konsumsi publik, melainkan blunder fatal yang memaksa Los Blancos gigit jari.

Sebuah tandukan sang mega bintang, yang niatnya membuang bola hasil sepak pojok Nolito, justru meluncur ke gawang Diego Lopez.  Sialnya lagi, itu menjadi satu-satunya gol tercipta di pertandingan Los Blancos versus Granada di jornada ke-22.

Posisi Los Galacticos di tabel klasemen memang tidak berubah, tapi mereka kini terpaut 16 poin dari sang pemuncak, Barcelona yang sehari setelahnya hanya mampu membawa pulang satu angka dari lawatan ke Valencia.

Jika dua tim tersebut gagal mengantongi tripoin, lain dengan Atletico Madrid yang berhasil memangkas jarak dengan Blaugrana yang kini menjadi sembilan poin, menyusul kemenangan tipis 1-0 atas Real Betis di Vicente Calderon.

Jika Ronaldo mengalami mimpi buruk di Andalusia dan Lionel Messi 'cuma' menggelontorkan gol dari titik putih, siapa saja yang berhasil menyegel posisi dalam komposisi tim terbaik La Liga jornada ke-22? Simak ulasan GOAL.com Indonesia berikut ini.


PENJAGA GAWANG

Tono (Granada)

Tidak salah memberikan posisi kiper kepada Tono. Portiere 33 tahun ini tak banyak melakukan penyelamatan di babak pertama, tapi performa gemilangnya muncul pada interval kedua dengan menghalau sepakan mendatar Ronaldo, Jose Callejon dan cukup beruntung saat Karim Benzema gagal memaksimalkan bola rebound.

BEK TENGAH
BEK TENGAH
BEK TENGAH

Mainz (Granada)

Adil Rami (Valencia)

Inigo Lopez (Granada)

Gonzalo Higuain dan Cristiano Ronaldo dibuat frustrasi dengan pasangan ketangguhan Mainz dan Inigo Lopez menjaga daerah pertahanan. Walau mendapat serangan bertubi-tubi dari tim tamu --terutama di babak kedua-- Mainz dan Lopez tetap menyuguhkan penampilan yang tenang sehingga gawang Tono tetap clean-sheet hingga pertandingan usai.

Ketika Mainz beberapa kali ikut membantu serangan, Lopez dengan setiap mengawal pertahanan jika Madrid membangun serangan balik cepat. Mainz juga beberapa kali mengancam lawan melalui situasi bola mati.

Adil Rami ikut menempati pos belakang berkat performa impresif bersama Los Che pekan ini. Menghadapi Barcelona yang mengusung tripoin demi menjauhkan diri dari kejaran Atletico dan Real Madrid, pemain asal Prancis konstan membuat lini belakang tetap terorganisir. Dia juga tidak pernah terlihat kalah dalam duel di udara.

GELANDANG KANAN GELANDANG TENGAH GELANDANG TENGAH GELANDANG KIRI

 Susaeta (Bilbao)

 Busquets (Barcelona)

Gabi (Atletico Madrid)

 Armenteros (Osasuna)

Langsung ketinggalan dua gol dari Valladolid saat laga baru berjalan 15 menit tidak membuat Athletic Bilbao panik. Sebaliknya, tim besutan Marcelo Bielsa ini kerja keras mencari celah guna menggagalkan kemenangan tuan rumah. Usaha mereka membuahkan hasil di menit ke-50 ketika Markel Susaeta mencetak gol kedua bagi tim tamu, sekaligus mengandakan kemenangan Valladolid.

Di tengah penampilan kurang maksimal yang ditunjukkan sebagian besar penggawa Barcelona akibat kelalahan, Sergio Busquets tetap memberikan performa terbaik. Seperti biasa, dia selalu membuat dirinya tersedia di lini tengah dan mendistribusikan bola dengan baik. Tetap tenang, meski mendapat perlawanan ketat di lini tengah.

Menghadapi Real Betis yang membidik poin penuh demi merangsek ke zona Liga Champions, Gabi menjadi pengatur tempo permainan Atletico sehingga tim lawan sulit mengembangkan permainan. Pemain 29 tahun ini akan menjadi orang pertama yang memotong serangan Betis dan memulai serangan balik bagi Los Colchoneros.

Pelan tapi pasti, Osasuna mulai keluar dari zona degradasi. Kali ini Emiliano Armenteros memiliki andil besar dalam raihan tiga angka atas Celta Vigo. Tidak hanya rajin menyusupi barisan belakang lawan, Armenteros juga beberapa kali melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Satu dari usahanya membuahkan hasil di menit ke-55 setelah melanjutkan umpan sundulan Lolo.

PENYERANG KANAN
PENYERANG TENGAH
PENYERANG KIRI

 Garcia (Espanyol)

Abdel Barrada (Getafe)

Javi Guerra (Valladolid)

Sergio Garcia menjadi penentu kemenangan klub Barcelona berkat penampilan impresif di lini depan. Crossing matang yang disodorkan pemain 29 tahun berhasil disempurnakan melalui sundulan Christian Stuani di menit 67. Penampilan gemilangnya di malam itu dilengkapi dengan sumbangan satu gol dua menit kemudian, kali ini gantian giliran Stuani yang menjadi penyuplai bola.

Abdel Barrada memang tidak ikut mencatatkan nama di scoresheet, tapi berkat agresivitas pemain 23 tahun ini Getafe berhasil memetik poin absolut atas Deportivo La Coruna yang kian tenggelam di dasar klasemen. Dua assist dalam kurun waktu dua menit sukses dikonversi Alvaro dan Adrian Colunga, dan menjadikan Getafe keluar sebagai pemenang

Javi Guerra langsung menggetarkan jala Gorka Iraizoz saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Aksi impresif Guarra tidak berhenti sampai di situ, karena penampilannya kerap memaksa penggawa Bilbao melakukan pelanggaran. Guerra nyaris menggandakan golnya, andai mistar gawang tak menghalangi sepakan keras dari luar kotak penalti.



PELATIH TERBAIK

Javier Aguierra (Espanyol)

Sejak ditukangi Javier Aguirre akhir November 2012, Espanyol menunjukkan grafik menanjak. Pelatih asal Meksiko datang saat kondisi Espanyol morat-marit di dasar klasemen La Liga.

Sejak resmi menjadi suksesor Mauricio Pochettino, Aguirre hanya sekali menelan kekalahan dalam sembilan laga beruntun. Satu-satunya kekalahannya pun ditorehkan di pertandingan derby melawan Barcelona, 7 Januari 2013.

Pelan tapi pasti, Periquitos mulai menjauhi zona merah dan kemenangan teranyar atas Levante mengatrol Espanyol ke peringkat 14, mengoleksi 25 poin, unggul lima dari Celta Vigo yang menempati bibir degradasi.


PEMAIN TERBAIK
Tono (Granada)

Jika biasanya pemain terbaik dinobatkan kepada gelandang atau penyerang, kali ini pilihan tersebut diberitakan kepada penjaga gawang Tono, pahlawan Granada saat menumbangkan kampiun bertahan Real Madrid. Kemenangan makin terasa manis karena ini kali pertama Granada berhasil mengakhiri dominasi Los Blancos atas mereka dalam 41 tahun terakhir!

Portire veteran kelahiran 33 tahun silam merupakan figur penting dalam menahan gempuran Los Blancos yang dimotori sang pemain termahal dunia, Cristiano Ronaldo. Kapten Portugal itu harus gigit jari dengan ketangguhan Tono di bawah mistar, karena beberapa peluangnya berhasil dimentahkan sang kiper. Bahkan peluang emas memasuki menit akhir untuk menyamakan kedudukan berhasil diantisipasi Tono.

Bermula dari kesalahan bek Granada yang kehilangan bola, Jose Callejon melepaskan tembakan dari jarak dekat, tapi berhasil dibendung Tono yang tetap tampil tenang dengan menjatuhkan dirinya.

CADANGAN
Beberapa pemain yang layak mendapat apresiasi:

Andres (Osasuna)
Juanfran (Levante)
Jose Fernandez (Zaragoza)
Carlos Martinez (Real Sociedad)
Gonzalo Castro (Real Sociedad)
Lionel Messi (Barcelona)
Alvaro Negredo (Sevilla)
 

Setujukah Anda dengan penilaian GOAL.com di atas? Anda dapat menyampaikan susunan pemain terbaik jornada 22 versi sendiri melalui formulir komentar di bawah ini. Kami dari GOAL.com Indonesia ingin mengetahui pendapat Anda.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Spanyol di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita La Liga Spanyol lengkap dengan jadwal, hasil, klasemen semua kompetisi di Spanyol.

Terkait