thumbnail Halo,

Playmaker asal Jerman ini merasa dirinya pantas mendapatkan apresiasi dari fans dan media.


OLEH  SANDY MARIATNA     Ikuti @fasandym di twitter

Mesut Özil merasa dirinya tidak diperlakukan adil oleh para fans dan awak media ketika Real Madrid tidak mampu menampilkan performa terbaiknya.

El Real kini masih tertinggal 11 poin dari Barcelona di La Liga dan banyak pihak beranggapan, buruknya penampilan Özil merupakan faktor penyebab lambatnya start pasukan Jose Mourinho itu.

“Orang-orang selalu berharap melihat performa yang luar biasa. Bermain normal dalam sebuah pertandingan masih belum cukup. Itu yang membawa pada kritik. Anda harus terbiasa akan hal itu dalam klub seperti Real Madrid,” ungkap Özil kepada Kicker.

“Saya selalu ingin mendengar kritik yang membangun. Tetapi, orang-orang lupa akan performa baik saya. Kami tidak selalu menunjukkan kemampuan kami sebenarnya. Kami terlalu banyak melakukan kesalahan.”

Pemain timnas Jerman ini juga merasa, Sami Khedira dan dirinya adalah dua pemain yang sering dikritik oleh banyak pihak. Ia menyayangkan hal tersebut, “Tim seperti Real Madrid selalu merayakan kemenangan bersama-sama dan juga meratapi kekalahan secara bersama-sama.

“Musim ketiga saya di Madrid sedikit jelek karena tim membuat banyak kesalahan. Musim masih panjang. Kami akan segera kembali,” pungkasnya.

 

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Spanyol di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita La Liga Spanyol lengkap dengan jadwal, hasil, klasemen semua kompetisi di Spanyol.

Terkait