thumbnail Halo,

The Special One murka dengan serangkaian serangan verbal yang ditunjukkan kepadanya menyusul hasil negatif yang diraih Los Galacticos.


OLEH DEWI AGRENIAWATI

Entrenador Real Madrid Jose Mourinho kembali mengumbar pernyataan kontroversial. Dalam konferensi pers jelang Derby Madrid kontra Altetico, The Special One mengklaim mengkritik orang lain telah menjadi "olahraga nasional" di Spanyol.

Kekalahan 1-0 Los Blancos dari Real Betis akhir pekan silam membuat mereka terpaut 11 poin dari Barcelona di pucuk klasemen dan ambisi mempertahankan gelar pun makin kecil. Jelang duel tim ibu kota di Santiago Bernabeu, Sabtu (1/12), Mourinho mengaku mendapat perlakukan kasar dari media.

"Anda bisa memberikan aplaus atau mencemooh saya. Jika ingin melakukannya, saya akan ada di bench pukul 21:00 [waktu lokal]," cetus Mourinho.

"Sepakbola tidak akan memaksa saya keluar. Saya harap fans mendukung tim dan membantu kami memenangkan laga. Memberikan orang kitik adalah olahraga nasional di sini, tapi oke," lanjutnya.

Pelatih berpaspor Portugal itu juga mengecam kritik yang memanaskan kondisi terkait gap cukup jauh dengan Blaugrana di musim ini.

"Saya tak bermain untuk apa pun. Pertandingan berarti untuk dinikmati. Jika Anda menang, Anda menikmari pengalaman itu. Jika kalah, Anda masih menikmati [ada di lapangan]. Kami bermain setiap tiga hari jadi tidak banyak waktu untuk senang atau sedih," beber The Special One.

"Poin akan dihitung di akhir musim. Orang tak perlu menjadi ahli matematika untuk mengetahui 14 poin lebih dari delapan atau tidak sama dengan 11," selorohnya.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Spanyol di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita La Liga Spanyol lengkap dengan jadwal, hasil, klasemen semua kompetisi di Spanyol.

Terkait