thumbnail Halo,

Los Merengues masih unggul dalam rekor head-to-head total kontra sang seteru abadi, walau selisihnya tipis saja, cuma satu pertandingan.

GOAL.com Indonesia   OLEH
DEDE SUGITA

Pada Minggu (7/10) bakal kembali tergelar pertarungan berlabel el clasico di Camp Nou. Ini adalah duel jilid III antara Barcelona dan Real Madrid musim ini, keenam pada kalender 2012, dan yang ke-13 hanya dalam tiga musim terakhir.

Bosan? Barangkali banyak yang berpikir demikian, tapi rasanya lebih banyak yang bilang tidak. Biar bagaimanapun, peperangan antara dua musuh besar di Ranah Matador ini tak pernah berjalan datar.

Terbukti, laga clasico terbaru yang berkesudahan dengan skor kacamata adalah pada November 2002 alias sedekade silam! Itu baru dari segi hasil. Pada prosesnya, duel Blaugrana dan Merengues nyaris selalu berisikan intrik dan drama, juga kontroversi.

Outcome pertandingan yang bertajuk lain el derbi espanol ini juga biasanya amat menentukan buat hasil akhir Primera Division setiap musimnya, terlebih dengan gap kekuatan keduanya yang makin lebar dibanding kontestan lain La Liga.

Madrid, sekarang menghuni peringkat keenam dengan selisih delapan angka dari Barca di puncak, tetap disebut-sebut sebagai pesaing sejati The Catalans. Kendati liga baru berlangsung enam putaran, peluang sang jawara bertahan mempertahankan titel diyakini bakal pupus kalau sampai kalah di Camp Nou weekend ini. Jarak 11 poin dianggap bakal terlalu banyak untuk dikejar.

HEAD-TO-HEAD
BARCELONA v REAL MADRID

Main
Barca Menang
Seri
Madrid Menang Selisih Gol
La Liga 165 65 31 69 263-267
Copa del Rey 30 14 6 10 60-58
Copa de La Liga 6 2 4 0 13-8
Supercopa de Espana 12 4 2 6 17-25
Liga Champions 8 2 3 3 10-13
Total 221 87 46 88 359-367

Sepanjang sejarah, Barca dan Madrid sudah bertemu 165 kali di La Liga, dan 221 kali di semua ajang. Si Putih kesayangan Kerajaan Spanyol secara overall masih unggul dalam rekor head-to-head atas anak-anak Catalonia, daerah otonomi yang dulu tertindas semasa rezim Jenderal Franco dan dianggap pemberontak lantaran ingin memisahkan diri (bukan rahasia lagi bahwa rivalitas kewilayahan inilah yang memicu kebencian hebat di antara kedua kubu meski di era modern alasan tersebut tampak kurang valid lagi).

Perbedaannya tipis saja, hanya satu partai, dan itu dipastikan dengan kemenangan pasukan Jose Mourinho 2-1 di second leg Supercopa de Espana awal musim ini. Di empat perjumpaan sebelum itu, Barca sedikit lebih baik dengan catatan dua menang, satu seri, dan satu kalah.

Kalau selisih satu laga dalam rekor head-to-head total bisa ditutup Barca akhir pekan ini, seperti telah disebut di atas, akibatnya bisa fatal bagi Madrid untuk kans juara mereka musim ini. Sementara moril Los Blancos bakal amat terdongkrak andai keunggulan head-to-head itu bisa ditambah menjadi dua hari Minggu nanti.

Apa pun, yang jelas kedua tim tengah dalam tren positif menjelang laga nanti. Barca masih sempurna di enam jornada awal, juga mengemas enam kemenangan konsekutif sejak tunduk 2-1 dari Madrid di Bernabeu pada Piala Super. Sementara El Real sekarang sudah mengoleksi streak empat kemenangan di partai resmi setelah sebelumnya sempat terseok-seok.

LIMA EL CLASICO TERAKHIR

MADRID
1 2 BARCELONA


1st Leg Perempat-Final Copa del Rey 2011/12, 18 Januari 2012

Tuan rumah sudah unggul saat waktu laga baru menyentuh menit ke-11. Berlari menyambut umpan terukur Karim Benzema, Cristiano Ronaldo mengecoh Gerard Pique sebelum menaklukkan Jose Pinto dengan tembakan kaki kiri. Barca membalas empat menit usai jeda lewat tandukan kapten tim, Carles Puyol, menuntaskan free-kick Xavi. Blaugrana akhirnya mengunci kemenangan di menit ke-77. lagi-lagi lewat gol sumbangan pemain belakang. Lionel Messi menjadi kreator terciptanya gol dengan umpan cungkilan cantik untuk diselesaikan dengan dingin oleh Eric Abidal.

(Laporan selengkapnya)

 

BARCELONA
2 2 MADRID


2nd Leg Perempat-Final Copa del Rey, 25 Januari 2012

Mengusung misi membalikkan agregat, tugas Madrid terasa kian berat setelah gawang Iker Casillas jebol dua kali jelang turun minum. Pedro masuk scoresheet di menit ke-43 memaksimalkan umpan Messi, disusul Dani Alves saat injury time babak pertama lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Tapi Madrid ternyata tak patah semangat. Dua gol Ronaldo dan Benzema hanya dalam kurun empat menit (68' dan 72') selepas rehat membawa tim ibu kota menyamakan kedudukan. Sayang, hingga laga rampung satu gol tambahan yang bakal memastikan mereka lolos dengan away goal tak jua didapat.

(Laporan selengkapnya)

 

BARCELONA
1 2 MADRID


Jornada 35 La Liga 2011/12, 21 April 2012

Kedua tim memasuki laga pekan ke-35 ini dengan perbedaan tinggal empat poin. Laskar Pep Guardiola sebagai runner-up klasemen diyakini berpeluang besar menjadi jawara untuk kali keempat berurutan kalau bisa mengalahkan Madrid sekaligus menipiskan jarak jadi satu angka saja. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Sami Khedira membuka skor untuk Madrid di babak I. Skor menjadi imbang 1-1 di menit ke-70 setelah Alexis Sanchez mengoyak jala Casillas. Kedudukan itu tak bertahan lama. Cuma tiga menit setelahnya, Mesut Ozil menyodorkan operan terobosan manis kepada CR7, yang lantas melewati Victor Valdes dan menjaringkan bola ke gawang kosong. Selisih melebar jadi tujuh poin, dan Madrid akhirnya menjadi juara, meruntuhkan dominasi sang seteru abadi di tiga temporada sebelumnya.

(Laporan selengkapnya)

 

BARCELONA
3 2 MADRID


1st Leg Supercopa de Espana 2012, 23 Agustus 2012

Debut Tito Vilanova di ajang resmi usai mengambil alih tongkat kepelatihan dari Pep Guardiola berakhir manis. Kontra Madrid asuhan Jose Mourinho, si pelaku colok mata pada dirinya di Supercopa setahun sebelumnya, Tito mengarsiteki kemenangan tim 3-2. Lima gol dalam laga ini seluruhnya terjadi di babak kedua. Ronaldo mengantar Madrid unggul dulu (55'). Barca memberi respons instan via gol Pedro cuma semenit berselang. Penalti Messi (70') plus gol Xavi (78') memastikan tuan rumah memimpin nyaman. Tapi, kecerobohan Valdes membuat Angel Di Maria bisa memperkecil ketertinggalan untuk Madrid (85'). Harapan Los Blancos untuk memutar defisit di leg II pun menyala karena mereka punya dua gol tandang.

(Laporan selengkapnya)

 

MADRID
2 1 BARCELONA


2nd Leg Supercopa de Espana 2012, 29 Agustus 2012

Tampil garang sejak kick-off digelar, Madrid langsung memimpin dua gol dalam kurun 19 menit pertama. Menyadari garis pertahanan Barca kerap terlalu tinggi, Mou menginstruksikan anak-anak asuhnya memberi pressing ketat dan langsung memberi umpan ke depan saat mendapat bola. Hasilnya, Gonzalo Higuain sukses membobol gawang Valdes setelah Javier Mascherano melakukan blunder saat berusaha menghalau umpan jauh. CR7 kemudian turut masuk scoresheet usai menampilkan aksi cantik -- menaikkan bola dengan tumitnya melewati Gerrad Pique -- sebelum menggetarkan jala Valdes. Situasi bagi Barca makin buruk setelah Adriano dikartu merah langsung akibat menghadang Ronaldo yang punya peluang bersih mencetak gol. Menariknya, pasukan Vilanova justru bermain lebih baik setelah pengusiran tersebut. Lionel Messi menipiskan defisit menjadi 2-1 dengan tembakan bebas keren di ujung paruh pertama. Tim tamu makin dominan dalam penguasaan bola setelah half-time, tapi tak ada gol tambahan tercipta di paruh kedua ini. Mourinho pun melengkapi gelarnya di Tanah Matador setelah pada musim 2010/11 meraih Copa del Reay dan pada 2011/12 merengkuh La Liga.

(Laporan selengkapnya)



Ikuti perkembangan terkini sepakbola Spanyol di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita La Liga Spanyol lengkap dengan jadwal, hasil, klasemen semua kompetisi di Spanyol.

Terkait