thumbnail Halo,

Barca tak boleh mengharapkan Vilanova dapat seperti Guardiola dan mengantar tim meraih treble di musim pertamanya.

Andres Iniesta berpendapat Barcelona tak boleh membebani calon pelatih anyar, Tito Vilanova, dengan ekspektasi muluk berupa treble winners di musim pertamanya menukangi The Catalans, pencapaian hebat seperti yang pernah ditorehkan Pep Guardiola.

Menyusul keputusan Pep untuk mundur pada akhir musim ini, manajemen Barca menunjuk Vilanova, sang asisten, meneruskan tongkat kepelatihan tim mulai musim depan.

Lantaran telah bekerja sama sejak lima tahun lalu, mulai dari Barcelona B,  komparasi di antara dua sosok itu pun kerap muncul ke permukaan, dengan Vilanova tak jarang diharapkan menjadi The Next Guardiola. Tapi menurut Iniesta hal itu tak patut dilakukan karena Vilanova kenyataannya berbeda dengan Guardiola.

“Sekarang adalah kesempatan buatnya, tapi kita tak boleh berpura-pura bahwa dia adalah Guardiola yang lain,” ucap sang gelandang kepada La Vanguardia.

“Setiap pelatih memiliki gaya dan karakteristiknya sendiri,” imbuh pemain 28 tahun itu.

“Kita tak boleh mengharapkannya mengulangi treble di tahun pertama. Semua pemain hanya harus berada di sisinya, mendukung dan membantunya.”

Guardiola sendiri akan memimpin tim untuk kali terakhir saat menghadapi Athletic Bilbao di final Copa del Rey pada Jumat (25/5), dan Iniesta mengungkapkan bahwa skuad Barca bertekad mempersembahkan kemenangan sebagai kado perpisahan sang entrenador.

“Opini dalam ruang ganti tentang Guardiola, dan sebaliknya, tak akan berubah entah kami menang ataupun kalah, karena perasaan kami terhadap satu sama lain sudah jelas.”

“Akan tetapi, tentunya kami ingin Guardiola pergi dengan senyuman,” tandas Don Andres.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait