thumbnail Halo,

Martinez berusaha membela diri dengan mengatakan sumpah-serapah biasa terucap ketika tensi sedang tinggi.

Javi Martinez mengakui telah melontarkan kata-kata kasar ke arah Cristiano Ronaldo usai pertandingan antara Athletic Bilbao dan Real Madrid di San Mames (2/5) yang dimenangi kubu tamu 3-0 sekaligus memastikan trofi La Liga.

Kedua pemain terlibat adu mulut sesudah wasit meniup peluit panjang, disusul dengan gestur ofensif dari Ronaldo kepada gelandang bertahan Los Leones yang menerima kartu merah di menit ke-73 itu.

Bagaimanapun, kendati mengaku menghina Ronaldo, Martinez berusaha membela diri dengan mengatakan sumpah-serapah biasa terucap ketika tensi sedang tinggi.

“Terjadi sesuatu seusai laga, tapi hal-hal ini biasa terjadi sepanjang waktu. Pada dasarnya saya meminta dia [Ronaldo] berhenti menunjuk-nunjuk ke arah tribun penonton,” ungkap Martinez kepada Onda Cero.

“Saya mungkin telah menyebutnya ‘putra seorang p*****r’, tapi pemain seringkali menghina ibu saya di setiap laga, tapi tak pernah terjadi sesuatu karena itu.”

“Orang-orang semestinya tak terlalu memikirkan insiden itu. Terkadang kepala Anda menjadi panas dan Anda mengucapkan hal-hal yang Anda sesali kemudian. Kami akan berjabat tangan ketika kami bertemu lagi tahun depan, dan tak akan ada apa pun karena itu,” tandas pemain 23 tahun itu.

 

GOAL.com hadir via ponsel melalui m.goal.com,
Unduh juga aplikasi untuk BlackBerry, Nokia, iPhone, iPad, Android, dll.

Terkait