thumbnail Halo,

Yang menakutkan banyak pemain adalah penyakit Lou Gehrig diketahui menyerang atlet yang berlaga di lapangan rumput.

Oleh Aditya Ramadhan  

Marcello Lippi (foto), pelatih timnas Italia, mengatakan terdapat ketakutan di antara pemain sepakbola sehubungan adanya mantan pemain yang menderita motor neurone disease.  

Bulan ini, ungkap Lippi, Stefano Borgonovo -- mantan bintang Fiorentina dan AC Milan -- diidentifikasi menderita Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS), atau penyakit yang populer dengan sebutan Lou Gehrig’s Disease  

Borgonovo adalah pemain Italia terakhir yang didiagnosa mengidap penyakit degeneratif ini. Sebelumnya, kapten Genoa Gianluca Signorini diidentifikasi mengidap ALS dan meninggal tahun 2002.  

"Masih ada investigasi lanjutan untuk mengungkap hubungan antara mereka yang menekuni olahraga secara profesional dan ALS," kata Lippi.  

Lippi juga mengungkapkan persentasi pemain sepak bola, dan atlet olahraga lainnya, yang berpotensi mengidap penyakit ini cukup tinggi. Namun, katanya, para peneliti tidak menemukan hubungan penyakit itu dengan kebiasaan doping.  

"Tidak ada pembalap sepeda yang meninggal akibat penyakit ini. Padahal, doping di olahraga balap sepeda telah menjadi sesuatu yang biasa," Lippi menerangkan.  

Ketakutan pemain sepakbola dipicu oleh adanya hubungan antara penyakit itu dengan kebiasaan melakukan olahraga di lapangan rumput.  

Penyakit Lou Gherig muncul ke permukaan tahun 1939. Adalah Henry Louis "Lou" Gehrig yang kali pertama secara misterius kehilangan kekuatannya dan menjadi lumpuh tahun 1939. Dua tahun kemudian pemain baseball terkenal New York Yankees itu menemui ajalnya pada usia 36 tahun.  

Signorini adalah pemain Italia pertama yang secara terbuka diketahui menderita penyakit ini. Ia muncul di depan publik pada acara pengumpulan dana di Stadion Luigi Ferraris, Mei 2001. Fans Genoa trenyuh menyaksikan mantan kapten klub kesayangan mereka duduk di kursi roda. Dia meninggal satu tahun kemudian pada usia 42 tahun.  

Bulan ini, Borgonovo diketahui mengidap penyakit sama. Sebuah laga persahabatan antara Milan dan Fiorentina digelar untuk mengumpulkan dana untuk membiayai pengobatannya.  

Pemain Italia lainnya yang meninggalkan akibat penyakit ini adalah Armando Segnato di tahun 1968. Sedangkan di Skotlandia, legenda Jimmy Johnstone -- mantan pemain Celtic -- juga menjadi korban keganasan penyakit ini.

Terkait