thumbnail Halo,

Antonio Pulvirenti 'menjalin kontak dengan 'pihak luar' untuk mempengaruhi pertandingan timnya namun bersikeras tidak ada dampak apapun.


GOALOLEH    GUNAWAN WIDYANTARA     Ikuti di twitter

Mantan presiden Catania Antonino Pulvirenti mengaku pernah mencoba membeli pertandingan sepakbola.

Tujuh ofisial termasum Pulvirenti ditangkap terkait dugaan kejahatan olahraga selama musim 2014/15. Sejumlah pertandingan disinyalir diatur untuk menyelamatkan tim dari ancaman degradasi.

Catania mengakhiri kompetisi di urutan 15, dua poin di atas zona play-off dan lima dari area degradasi otomatis.

Klub melansir rilis membenarkan Pulvirenti -yang mengundurkan diri pekan lalu- mengaku melakukan komunikasi dengan pihak ketiga mencoba mempengaruhi pertandingan namun menyebut mereka gagal melakukannya.

"Mr Antonino Pulvirenti mengklarifikasi posisinya saat interogasi yang memperlihatkan minimnya hubungan dengan pengaturan skor," demikian pernyataan klub.

"Mr Pulvirenti mengaku melakukan kontak dengan pihak lain untuk mempengaruhi sejumlah hasil akhir pertandingan. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan Catania dari degradasi."

"Dia juga menegaskan, kontak yang dimaksud sama sekali tidak punya dampak nyata terhadap hasil akhir pertandingan."

Sementara itu penuntut umum Giovanni Salvi menjelaskan Pulvirenti telah mengaku membeli pertandingan, dimulai kemenangan 3-0 atas Varese pada April - namun sang mantan presiden membantah tudingan bertaruh pada pertandingan.

"Antonino Pulvirenti membenarkan telah membeli pertandingan, dimulai laga Varese - Catania seharga€100,000," kata Salvi.

"Dia melakukannya untuk menyelamatkan Catania namun membantah ikut bertaruh pada pertandingan tersebut," tandasnya.

Get Adobe Flash player



 
Serie A Italia >> Halaman Khusus Sepakbola Italia
>> Berita Sepakbola Italia Lainnya
>> Semua Klub Serie A & Panduan 2014/15
>> Klasemen Serie A Italia
>> Jadwal & Hasil Serie A Italia
>> Daftar Transfer Serie A Italia
>> Rapor Pemain Serie A Italia



 

Terkait