thumbnail Halo,

Siapa saja para penampil terbaik di pekan ketiga Serie A?


GOALOLEH   SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Serie A Italia
Serie A Italia 2013/14
3ª Giornata

Klasemen

Memasuki giornata ketiga, Serie A sudah disuguhkan Derby d'Italia yang berakhir sama kuat. Baik Internazionale maupun Juventus telah membuktikan diri sebagai favorit kuat scudetto musim ini.

Di saat kedua rival tersebut sedang bersaing keras, Napoli dan AS Roma langsung mencuat sebagai pemimpin nomor satu dan dua klasemen sementara Serie A. Baik Partenopei maupun Giallorossi sukses menumbangkan lawan-lawannya untuk mempertahankan rekor 100 persen kemenangan.

Sementara nasib sial sedang menghadang Fiorentina. Sempat unggul terlebih dahulu, Viola akhirnya hanya mampu meraup satu poin setelah Cagliari sukses mencetak gol telat. Dua pemain andalan mereka, Mario Gomez dan Juan Cuadrado, mengalami cedera cukup serius dalam laga tersebut. Kartu  merah David Pizarro di laga tersebut semakin menambah kesialan pasukan Vincenzo Montella.

Lazio mampu mencuri perhatian dengan kemenangan telak atas Chievo sehingga mereka melejit ke peringkat tujuh. Livorno dan Hellas Verona juga sudah berani menyodok di papan klasemen Serie A. Livorno sukses menghantam Catania. Sementara Verona - yang sempat mengalahkan AC Milan di partai pembuka - mengandaskan perlawanan tim promosi lain, Sassuolo. Milan sendiri hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Torino.

Tentu saja, para pahlawan tim pada  laga-laga di atas, dan juga di partai-partai lainnya, patut memperoleh apresiasi. Seperti biasa, Goal Indonesia menghadirkan team of the week untuk menilik siapa saja para pemain Serie A yang patut diberi acungan jempol.





  Kiper - Rafael
Hellas Verona

Rafael melanjutkan penampilan gemilangnya seperti pekan lalu. Bedanya, ketika di pekan lalu Verona kalah, kali ini Rafael mampu membantu timnya menang usai menaklukkan tim promosi lain, Sassuolo. Rafael pantas diberi acungan jempol karena mampu menyelamatkan dua peluang krusial Sassuolo sehingga timnya mampu mempertahankan kemenangan 2-0.


  Bek - Mehdi Benatia
AS Roma

Melawan Parma, Benatia sempat kedodoran di awal babak sehingga timnya kebobolan terlebih dahulu. Namun, setelahnya bek Maroko ini mampu bangkit dan tercatat lima kali melakukan tekel sukses. Ia sukses membuat kerepotan trio striker Parma seperti Amauri, Cassano, dan Biabiany.


  Bek - Luca Rossettini
Cagliari

Kesialan Fiorentina di giornata tiga ini tak bisa lepas dari kokohnya Rossettini di jantung pertahanan Cagliari. Giuseppe Rossi dkk hanya dibolehkannya melepaskan dua tembakan on target. Ketangguhannya di udara juga sanggup membuat tuan rumah kewalahan.


  Bek - Hugo Campagnaro
FC Internazionale

Penampilan bagus di partai pembuka terus ia pertahankan saat melawan Juventus. Meski mengantongi satu kartu kuning dalam laga tersebut, Campagnaro unggul 83 persen dalam duel di udara sehingga membuat para penyerang Juventus mati kutu. Vida


  Gelandang - Kevin Strootman
AS Roma

Francesco Totti boleh saja menjadi bintang ketika Roma membungkam Parma. Namun sesungguhnya Strootman yang paling berjasa besar dalam kemenangan 3-1 itu. Assist jelinya kepada Totti membuat Roma berbalik unggul sebelum ia sukses mengonversi penalti untuk mengunci kemenangan tim Serigala.


  Gelandang - Antonio Candreva
Lazio

Usai kalah telak dari Juventus, Lazio langsung bangkit di pekan ini. Antonio Candreva menjadi aktor protagonis kebangkitan laskar Vladimir Petkovic. Mendapat umpan dari Honorato Ederson, tendangan keras Candreva dari dalam kotak penalti sukses menghujam gawang Chievo. Di akhir laga, Biancoceleste menang tiga gol tanpa balas dan mereka melejit ke peringkat tujuh.


  Gelandang - Francesco Lodi
Genoa

Penegasan siapa yang berhak menjadi penguasa kota Genoa terjadi di pekan ketiga. Francesco Lodi tampil garang di lini tengah Genoa dan menjadi aktor utamanya. Tendangan bebas spektakuler Lodi pada menit ke-65 semakin memperindah kemenangan 3-0 atas Sampdoria. Genoa pun keluar sebagai pemenang duel panas Derby della Lanterna.


  Gelandang - Arturo Vidal
Juventus

Vidal tak bisa berhenti mencetak gol! Dua gol yang ia lesakkan di pekan lalu sanggup ia teruskan di pekan ini, meski lawan yang dihadapi adalah Internazionale. Tendangan pemain asal Chili ini menghujam deras ke gawang Handanovic untuk membalas gol Icardi dua menit sebelumnya, sekaligus membuat Inter kebobolan pertama kali di musim ini.


  Gelandang - Ricky Alvarez
Internazionale

Alvarez bisa disebut sebagai man of the match dalam Derby d'Italia. Tampil di belakang Rodrigo Palacio, ia sanggup enam kali melakukan dribel sukses dan akhirnya memberikan Icardi assist akurat untuk memecah kebuntuan dalam partai tersebut. Pergerakannya juga membuat bek-bek Juventus kewalahan.


  Striker - Alessio Cerci
Torino

AC Milan tentu mengincar tiga angka di markas Torino. Bukan Mario Balotelli yang jadi bintang lapangan, melainkan Alessio Cerci. Penyerang tuan rumah ini melepas satu assist plus satu gol untuk membuat timnya unggul 2-0. Sayang, Milan berhasil mengejarnya di akhir-akhir laga.


  Striker - Gonzalo Higuain
Napoli

Higuain terus menunjukkan kapasitasnya sebagai penyerang dengan kualitas wahid. Penampilang gemilang di pekan lalu sukses ia pertahankan. Ia menjadi pemecah kebuntuan Napoli saat melawan Atalanta. Partenopei pun melenggang nyaman di puncak klasemen Serie A.


  Pelatih – Rudi Garcia
AS Roma


Rudi Garcia tak panik ketika Jonathan Biabiany sukses mengoyak jala Roma terlebih dahulu. Ia tidak mengganti pemainnya ketika jeda dan hanya meminta Francesco Totti dkk. untuk tetap fokus di babak kedua. Hasilnya, Roma sanggup mencetak tiga gol balasan ke gawang Parma. Rekor 100 persen kemenangan berhasil dipertahankan dan mereka hanya kalah selisih gol dari pemuncak klasemen, Napoli. 


SUSUNAN TIM TERBAIK SERIE A ITALIA
PEKAN KE PEKAN
Giornata 1
Giornata 2


Serie A Italia >> Halaman Khusus Sepakbola Italia
>> Berita Sepakbola Italia Lainnya
>> Semua Klub Serie A & Panduan 2013/14
>> Klasemen Serie A Italia
>> Jadwal & Hasil Serie A Italia
>> Daftar Transfer Serie A Italia
>> Rapor Pemain Serie A Italia

Terkait