thumbnail Halo,

Wapres Milan ini menegaskan persoalan rasisme tak ada sangkut-pautnya dengan kepergian Boateng dari San Siro.


GOALOLEH   DEDE SUGITA


Adriano Galliani menepis klaim pihak Schalke 04 bahwa rasisme menjadi alasan di balik keputusan Kevin-Prince Boateng meninggalkan AC Milan.

Transfer gelandang Ghana itu menuju Veltins Arena terbilang mengejutkan karena terjadi hanya beberapa hari setelah ia menjadi bintang kemenangan 3-0 Rossoneri atas PSV Eindhoven di play-off Liga Champions.

Boateng pernah menjadi korban aksi rasisme dalam sebuah laga persahabatan bersama Milan musim lalu sampai merespons dengan meninggalkan lapangan. Namun Galliani memastikan persoalan rasisme tak mendasari keputusannya hengkang dari San Siro.

"Saya tak tertarik terhadap kata-kata orang lain, melainkan hanya kata-kata Boateng," kata wakil presiden Milan ini di Tribalfootball.

"Saya telah beberapa kali berbicara dengannya dan dia tak pernah mengungkapkan soal kesulitan [menghadapi rasisme] ini, tak ada masalah. Dia tak pernah membicarakan tentang rasisme."

"Negosiasi dengan Schalke 04 dibuka dan diakhiri hanya dalam 24 jam."

Direktur Schalke, Peter Peters, telah meminta maaf dan menarik kembali pernyataannya soal alasan kepergian Boateng dari Milan.





Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID

Terkait