thumbnail Halo,

Serie A tak lagi berpusat pada Inter, Milan dan Juventus di musim depan, tapi ada empat tim lain yang siap menggebrak. Sambutlah Il Sette Magnifico jilid II!


GOALOPINI   M YANUAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter

Tanyakan kepada Sir Alex Ferguson, bagaimana persaingan Liga Primer Inggris di musim depan. Mungkin, seperti biasanya, dia menyebut bakal ada balapan empat kuda, yaitu duo Manchester, Chelsea dan Arsenal.

Di La Liga Spanyol, Pep Guardiola juga mungkin memperkirakan hangatnya persaingan hanya akan terjadi antara Barcelona dan Real Madrid, dengan Atletico Madrid atau Valencia bisa menjadi kejutan.

Bagaimana dengan Bundesliga Jerman? Sepertinya poros kekuatan dan persaingan hanya akan terjadi antara Bayern Munich dan Borussia Dortmund, dengan Bayer Leverkusen sebagai penggembira.
  PEMAIN BINTANG ANYAR
Il Sette Magnifico

JUVENTUS Carlos Tevez, Fernando Llorente, Angelo Ogbonna
NAPOLI Dries Mertens, Jose Callejon, Raul Albiol, Gonzalo Higuain, Pepe Reina
MILAN Riccardo Saponara, Cristian Zapata, Andrea Poli
FIORENTINA Massimo Ambrosini, Mario Gomez, Josip Ilicic, Joaquin
ROMA Kevin Strootman, Mattia Destro, Mehdi Benatia, Maicon, Morgan De Sanctis
LAZIO Antonio Candreva, Lucas Biglia
INTER Mauro Icardi, Ishak Belfodil

Sama juga di Ligue 1 Prancis, di mana Paris St Germain mungkin hanya akan disaingi AS Monaco, Olympique Lyon dan Olympique Marseille.

Nah di Serie A Italia tidaklah demikian. Peta persaingan di musim depan diprediksi akan jauh lebih semarak dibanding empat kompetisi di atas.

"Kekuatan klub sudah berubah, rival kami jadi lebih tangguh. Kompetisi bakal berjalan lebih terbuka," begitu kesan Antonio Conte, pelatih Juventus, juara bertahan Serie A dua musim berturut-turut kepada La Gazzetta dello Sport kemarin.

Conte melanjutkan bahwa pesaing utama untuk scudetto mungkin tak hanya datang dari Milan dan FC Internazionale, tapi juga masih ada Napoli, Lazio, Roma dan Forentina yang siap memberikan kejutan. Jadi setidaknya ada tujuh klub yang meramaikan Serie A musim depan. Tujuh klub untuk scudetto.

Well, pernyataan Conte itu membuat penulis teringat dengan idiom Il Sette Magnifico.

Tiga kata tersebut begitu tenar di jagat sepakbola dunia di akhir 90-an dan awal 2000. Arti bebasnya adalah tujuh tim jagoan.

Lebih dari satu dekade lalu, Serie A memang punya tujuh klub jagoan yang dianggap sebagai poros kekuatan di sepakbola Italia.

Kala itu, kira-kira menjelang milenium baru, poros kekuasaan di Italia tak hanya dipegang tiga atau empat klub, tapi tujuh. Memang tak semua berjaya dengan jadi juara, tapi masing-masing punya alasan untuk masuk dalam predikat magnifico.

Juventus, Inter dan Milan sudah tak terbantahkan lagi historinya, yang membuat mereka pantas masuk dalam label magnifico. Sementara Lazio dan Roma, dua tim dari ibu kota Italia, terus menunjukkan potensi sebagai kandidat serius juara. Bahkan kedua tim Roma itu bergantian juara di Serie A pada musim 1999/2000 dan 2000/01 dengan Lazio yang lebih dulu juara.
Sepuluh Klub Serie A Dengan Pengeluaran Transfer Terbesar Di Musim Panas 2013/14
1. Napoli - £69.916.000
2. Roma - £41.263.200
3. Fiorntina - £27.720.000
4. Juventus - £26.664.000
5. Inter - £20.504.000
6. Lazio - £16.808.000
7. Milan - £13.200.000
8. Udinese - £11.748.000
9. Genoa - £10.560.000
10. Sampdoria - £6.336.000


Sementara Parma dan Fiorentina pada saat itu menjadi kuda hitam yang siap menjegal siapa pun dari lima tim yang masuk label magnifico itu.

Singkatnya, di era tersebut, Il Sette Magnifico begitu mengguncang dunia. Perhatian pecinta sepakbola berpusat pada persaingan tujuh tim tersebut.

Namun kemudian, pamor Serie A menurun tajam setelah skandal Calciopoli dan krisis finansial dunia. Klub-klub Serie A banyak yang terkena imbasnya, dan berujung pada hilangnya pula poros kekuatan di sepakbola Italia. Tak ada lagi yang namanya Il Sette Magnifico. Yang tersisa hanyalah beberapa klub kaya yang dominan, meski juga harus bersusah payah untuk bisa selamat dari jeratan finansial.

Dan setelah satu dekade berjalan, Il Sette Magnifico itu berpotensi muncul kembali. Lihat saja performa Juventus, Milan, Inter, Roma, Lazio, Fiorentina dan Napoli, pengganti Parma, di musim lalu. Bandingkan juga dengan aktivitas transfer mereka di musim panas ini dan siapa yang sudah didatangkan.

Juventus misalnya, mendatangkan Carlos Tevez, Fernando Llorente dan Angelo Ogbonna. Napoli mengimbangi dengan menghadirkan Dries Mertens, Jose Callejon, Gonzalo Higuain, Pepe Reina dan Raul Albiol. AC Milan, Roma, Lazio, Fiorentina dan Inter juga memperkuat tim dengan cara dan sudut pandang mereka sendiri.

Singkatnya, ketujuh tim ini sudah menunjukkan itikad siap bersaing di musim depan, yang secara tidak langsung mengembalikan lagi pamor Serie A dan memunculkan lagi poros kekuatan Il Sette Magnifico.

Jadi, siapa pun yang menantikan kemunculan kembali Il Sette Magnifico, musim ini mungkin akan menjadi momennya.

Benvenuto, Serie A!

Serie A Italia >> Halaman Khusus Sepakbola Italia
>> Berita Sepakbola Italia Lainnya
>> Semua Klub Serie A & Panduan 2013/14
>> Klasemen Serie A Italia
>> Jadwal & Hasil Serie A Italia
>> Daftar Transfer Serie A Italia
>> Rapor Pemain Serie A Italia

Terkait