thumbnail Halo,

Mulai dari kiper hingga depan, Milan tahu banyak yang harus dibenahi untuk menghadapi musim depan.


ANALISIS   M YANUAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter

Massimiliano Allegri dipastikan bertahan di kursi pelatih Milan. Itu berarti, manajemen klub ingin proyek jangka panjang mereka tetap dilanjutkan dan dikembangkan.

Dengan demikian, Milan menghadapi musim depan, kemungkinan besar akan menggunakan banyak pemain muda dan tak akan sering melakukan pembelian pemain dengan nilai transfer yang wah.

Tak sedikit yang mengetahui bila keuangan Milan sedang cekak dalam beberapa musim terakhir. Karena alasan itu pula Milan lebih memaksimalkan pemain muda yang siap dibayar murah, namun memiliki potensi. Meski begitu, bukan berarti Milan tak siap mengeluarkan uang dalam jumlah besar. Pembelian Mario Balotelli dan Zlatan Ibrahimovic beberapa waktu lalu adalah buktinya.

Namun di musim ini, Silvio Berlusconi dan Adriano Galliani sepakat untuk memaksimalkan pemain muda berpotensi untuk menguatkan skuat mereka musim depan. Tapi, mereka juga tak menutup untuk memperbaiki lini per lini dengan pemain bernama besar. Syaratnya, pemain tersebut harus sesuai dengan harga dan kontribusinya.

Carlos Tevez


Milan tahu produktivitas gol mereka mendapat sorotan. Di musim lalu, hanya 67 gol yang bisa dilesakkan ke gawang lawan. Di paruh musim pertama, Stephan El Shaarawy yang menjadi andalan sebelum dibantu Mario Balotelli di paruh selanjutnya.

Dibutuhkan satu striker haus gol untuk bisa memperbaiki produktivitas itu di musim depan, untuk membuka kesempatan menang. Carlos Tevez mungkin bisa menjawab ekspektasi itu.

Statistik musim lalu, Tevez bermain 31 kali untuk Manchester City, delapan di antaranya menjadi pemain pengganti. Jumlah golnya 11, ditambah delapan assists.

Yang menjadi sorotan adalah gol dan assistnya itu diciptakan di momen-momen krusial, yang membuatnya menjadi man of the match di enam laga bersama Manchester City.

Tevez juga merupakan pemain serba bisa. Posisi utamaya adalah sebagai penyerang, tapi saat diposisikan sebagai gelandang serang, kemampuannya tak menurun. Bahkan produktivitasnya jauh lebih baik.

Menurut Whoscored.com, Tevez 15 kali diposisikan sebagai striker dan 15 lainya sebagai gelandang serang. Sebagai striker dia mencetak enam gol dan dua assists, sementara sebagai gelandang adalah empat gol dan lima assist.

Namun yang kemudian jadi masalah bagi Milan adalah nilai bandrol transfernya. Untuk menebusnya langsung dari Manchester City, Milan setidaknya harus mengeluarkan 27 juta euro. Nilai tersebut bisa berkurang apabila ada pemain yang masuk dalam paket transfer.

Harga: €27,000,000
Kans: 50%

Davide Astori


Setelah Christian Zapata, Milan membutuhkan bek lain yang sama tangguhnya. Davide Astori bisa menjadi salah satu pilihan.

Bermain di Cagliari, pemain 26 tahun itu bisa menjadi pendamping Zapata, Mattia De Sciglio dan Ignazio Abate untuk melengkapi kuartet lini belakang Milan.

Musim lalu, dia tampil 31 kali untuk timnya. Rapornya cukup baik. Astori juga dikenal andal dalam melakukan intersep bola dan melakukan tekel. Cuman, dalam hal fokus selama 90 menit penuh, Astori masih harus banyak belajar di Milan, itu pun jika resmi pindah nanti.

Dengan bandrol harga tak terlalu mahal, sekitar sepuluh juta euro, Milan bisa memiliki opsi yang lebih baik dibanding Philippe Mexes dan Daniele Bonera.

Harga: €10,000,000
Kans: 40%

Alessandro Diamanti


Sektor tengah adalah salah satu prioritas Milan untuk ditingkatkan kualitasnya, terutama setelah melepas Massimo Ambrosini.

Alessandro Diamanti pun dinilai menjadi alternatif yang menarik. Pemain Bologna berusia 30 tahun itu cukup produktif musim lalu. Tampil 33 kali, tujuh gol dan tujuh assists dipersembahkannya buat Bologna.

Diamanti juga memiliki kelihaian dalam mengambil bola-bola mati. Akurasi dan kualitas tendangan jarak jauhnya termasuk salah satu yang terbaik di Italia. Di sektor ini, Milan memang butuh meningkatkan kualitasnya.

Karena alasan itu juga Cesare Prandelli mulai sering memanggilnya masuk timnas Italia. Hanya saja, usia yang sudah memasuki 30 tahun bisa menjadi problem tersendiri dalam semangat peremajaan di skuat Milan untuk musim depan.

Harga: €7,000,000
Kans: 50%

Andrea Poli


Setelah ditinggal Ambrosini, Milan membutuhkan pemain yang bisa menjadi pesaing Mathieu Flamini di sektor tengah. Andrea Poli dari Sampdoria bisa dipertimbangkan untuk itu.

Pemain 23 tahun itu memiliki semua kriteria untuk menjadi salah satu gelandang masa depan Milan. Dia memiliki determinasi, memiliki visi pada permainan dan power. Dengan strategi dan formasi 4-3-1-2 ala Allegri, Poli bisa leluasa mengeluarkan potensinya di sektor tengah Milan.

Musim lalu, Poli sudah tampil hampir di semua laga dan rapornya cukup menjanjikan. Poli juga melesakkan tiga gol, produktivitas yang bagus, mengingat perannya sebagai gelandang.

Harga: €7,500,000
Kans: 30%

Javier Pastore


Riccardo Montolivo butuh pemacu semangat dan Javier Pastore bisa memberikan itu. Bila pemain Paris St Germain itu diboyong ke San Siro, akan terjadi persaingan ketat di sektor gelandang serang.

Sejauh ini, agen pemain PSG itu sudah menampik kabar ketertarikan Milan. Namun, di sepakbola, banyak hal yang bisa terjadi, termasuk kemungkinan Pastore hijrah ke PSG.

Secara statistik, Pastore tampil di 37 laga untuk timnya musim lalu. Tujuh gol dan sembilan assists menjadi kontribusinya, yang membawa PSG bisa meraih trofi Ligue 1 Prancis.

Pastore juga bisa dimainkan di sejumlah posisi, meski lebih produktif sebagai gelandang kreatif. Umpan-umpannya yang mematikan seakan memanjakan pemain depan dan mungkin Balotelli serta El Shaarawy akan semakin produktif karenanya.

Masalahnya kemudian adalah nilai transfer yang mungkin akan sulit dipenuhi Milan. Untuk pemain 23 tahun itu, PSG kemungkinan tak akan bersedia melepasnya dengan nilai transfer di bawah 30 juta euro.

Harga: €27,000,000
Kans: 10%

Terkait