thumbnail Halo,

Blatter mengaku kecewa terhadap sanksi denda FIGC kepada Roma atas sikap rasisme fans mereka.


OLEH    DONNY AFRONI


Presiden FIFA Sepp Blatter bakal melakukan protes kepada otoritas sepakbola Italia (FIGC) atas keputusan denda €50 ribu atas sikap rasis fans Giallorossi kepada pemain AC Milan.

Pertandingan sempat terhenti dua menit di babak kedua ketika fans Roma tidak berhenti menyanyikan lagu rasis kepada Mario Balotelli dan Kevin-Prince Boateng. Pemberitahuan melalui pengeras suara juga diabaikan.

Akhirnya, Francesco Totti diminta ofisial bicara kepada mereka untuk menghentikan nyanyian rasisme.

“Yang mengejutkan dan tidak bisa saya terima adalah komisi disiplin federasi sepakbola Italia telah mengambil keputusan tidak 24 jam setelah kejadian, dan hanya memberikan denda,” ujar Blatter dilansir laman FIFA.

“Mereka tidak melakukan invetigasi atas apa yang terjadi. Hanya memberikan sanksi berupa denda, tidak benar, tidak bisa diterima. Anda dengan mudah mendapatkan uang.”

“Apa artinya 50 ribu euro untuk insiden seperti itu? Saya tidak suka, dan saya akan menelpon federasi Italia. Itu bukan cara yang tepat untuk mengatasi masalah ini.”

Kongres FIFA yang akan berlangsung akhir bulan ini memiliki agenda yang salah satunya mengajukan usulan agar tim-tim dicoret dari kompetisi, atau didegradasi jika ada pemain, ofisial, atau fans ditemukan bersalah telak melakukan tindak diskriminasi.


“Di resolusi ini, ada beberapa perkiraan jenis sanksi-sanksi – dan itu mesti diaplikasikan di seluruh dunia. Karena itu, kami membutuhkan keputusan dari kongres. Itu dilakukan bersama-sama dengan 209 asosiasi,” kata Blatter.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait