thumbnail Halo,

Sannino enggan berandai-andai bila ia dipertahankan sebagai pelatih sepanjang musim ini.


OLEH    DONNY AFRONI


Pelatih Palermo Giuseppe Sannino menyesalkan terdegradasinya tim besutannya usai dikalahkan Fiorentina 1-0, namun bertekad untuk mengembalikan klub ini ke Serie A Italia.

Palermo dipastikan terdegradasi, karena raihan poin mereka tidak mungkin mengejar selisih angka dengan Genoa yang berada di zona aman, mengingat Serie A hanya menyisakan satu laga lagi.

Sannino dipecat presiden klub Marizio Zamparini di awal musim saat baru menjalani tiga laga. Gian Piero Gasperini kemudian menukangi Palermo, dan Zamparini kembali memecat pelatih pada Februari. Alberto Malesani lalu direkrut untuk menyelamatkan Palermo, dan dipecat usai menjalani tiga laga.

Zamparini akhirnya kembali memanggil Sannino. Harapan sempat muncul ketika mencatat lima pertandingan tanpa kekalahan, sebelum akhirnya berturut-turut dibekap Juventus, Udinese dan Fiorentina.

“Sungguh sulit untuk mengatakan apa yang bakal terjadi di musim ini jika saya terus memegang Palermo. Awal musim jelas buruk, tapi setelah saya kembali, sejumlah laga menghadirkan kejutan menyenangkan,” ujar Sannino.

“Kami memberikan harapan kepada fans. Itu merupakan kebangkitan bagi Palermo. Namun kota dan fans tidak pernah menyerah. Fans sudah seharusnya mendapatkan yang terbaik. Klub harus punya rencana yang bagus di Serie B.”

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait