thumbnail Halo,

Forlan sedih dirinya tidak diperlakukan secara baik di FC Internazionale.


OLEH HAPPY SUSANTO                                                               Ikuti @hpysusanto di twitter

Striker Internacional Diego Forlan mengkritik mantan klubnya, FC Internazionale, ketika dirinya dijauhi dan diperlakukan seperti orang terbuang.

Pemain asal Uruguay itu mengalami masa sulit setelah pindah ke Nerazzurri dari Atletico Madrid pada 2011 dengan hanya mencetak dua gol dari 18 penampilan di Serie A Italia.

Forlan merasa sedih karena pihak klub berkali-kali menolak ketika ia mengucapkan selamat tinggal kepada rekan-rekannya untuk mengakhiri masa tinggalnya di San Siro.

"Saya tahu saya meninggalkan Inter. Saya ingin mengucapkan selamat tinggal kepada rekan-rekan saya, tapi tidak ada orang yang mau memenuhi panggilan saya," ujar Forlan kepada Four Four Two.

"Saya berusaha bertemu [manajer tim] Ivan Cordoba, tapi ofisial klub mengatakan kepada saya sejumlah perkataaan bullsh*t tentang besok akan menjadi hari yang sulit buat saya pergi dan mengucapkan selamat tinggal."

"Pesan itu jelas. Saya sama sekali tidak diterima di sana."

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait