thumbnail Halo,

Analis Serie A Cesare Polenghi melihat masa depan Nerazzurri yang masih suram. Namun, titik cerah itu masih tetap ada.


OLEH   CESARE POLENGHI            PENYUSUN   SANDY MARIATNA    

Kegagalan Ricky Alvarez dalam mengeksekusi penalti kontra Lazio, Kamis (9/5) dini hari WIB lalu, seakan-akan membuat genap pernyataan pelatih Internazionale Andrea Stramaccioni - yang menybut musim ini sebagai ‘musim terkutuk’. Kini, Nerazzurri jatuh ke peringkat delapan dan harapan untuk lolos ke Eropa musim depan sudah musnah. Ini berarti pemasukan klub juga bakal berkurang.

Ada teori-teori yang berkembang tentang kemunduran Inter ini. Ada yang menyalahkan Stramaccioni. Beberapa bulan lalu, ia tunjuk karena punya alasan yang layak: pelatih tim Primavera Inter dan tuntutan gajinya tak muluk-muluk. Pria kelahiran Roma 37 tahun yang lalu ini disebut-sebut menjadi orang yang tepat untuk memberi sentuhan muda pada tim dan juga membuat fans merasa senang.

Inter Milan Penurunan Peringkat
FC INTERNAZIONALE
(Musim 2012/13)
PROGRES SERIE A PERINGKAT
Agt '12 (Giornata 1)
Sep '12 (Giornata 6)
Okt '12 (Giornata 10)
Nov '12 (Giornata 14)
Des '12 (Giornata 17)
Jan '13 (Giornata 22)
Feb '13 (Giornata 26)
Mar '13 (Giornata 29)
Apr '13 (Giornata 32)
Mei '13 (Giornata 36)
1
3
2
3
2
4
5
6
7
8

Alasan lain, Inter membuat kesalahan di bursa transfer. Kepergian Philippe Coutinho ke Liverpool pada Januari lalu mungkin akan tampak ganjil. Namun, ini bisa dibantah dengan dua pembelian terefektif di musim ini dalam diri Rodrigo Palacio dan Samir Handanovic. Antonio Cassano juga kerap memberikan gol-gol dan assist secara reguler.

Faktor yang paling jelas tentu adalah cedera yang diderita para pemain intinya. Contohnya, cedera Diego Milito dan Palacio yang terjadi ketika duo Argentina ini berada dalam performa puncaknya. Saat itu, Inter masih mampu bersaing di posisi tiga besar.

Menilik ke belakang sekitar tiga tahun yang lalu, Juventus juga mengalami hal serupa. Cederanya beberapa penggawa reguler membuat Juve hanya finis di posisi tujuh. Musim ini, Milan juga punya masalah yang sama, tetapi Rossoneri mampu melwati masa-masa sulitnya dan tampaknya bakal mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Selanjutnya, apa yang akan dilakukan Inter di masa mendatang? Untuk menjawabnya, Massimo Moratti saat ini sedang mencari investor asing demi meningkatkan anggaran belanja. Ada investor dari China, Rusia, dan juga Indonesia. Sebagian besar investor ini biasanya menghilang ketika mengetahui kondisi finansial Inter saat ini. Di antara tahun 2012 dan 2013, Inter mengalami kerugian hampir sebesar €150 juta. Klub tampak tak bisa membuat skuat yang kompetitif sepeninggal Jose Mourinho di tahun 2010.

Tanpa uang yang dapat diinvestasikan, Inter tidak bisa berbuat banyak untuk mendatangkan nama-nama besar di musim panas ini. Sebagai tambahan, Inter juga gagal mengintegraskan produk-produk terbaik akademi mereka ke tim utama: Mario Balotelli, Davide Santon, Robert Acquafresca, Mattia Destro, dan bahkan Leonardo Bonucci, semuanya adalah didikan akademi Inter yang saat ini sukses bersama klub lain.

Ekonom sepakbola Italia Marco Bellinazzo dalam tulisannya di blog menyebutkan, kejayaan “Triplete” di tahun 2010 ternyata memiliki harga sekitar €1,5 milyar. Kondisi itu menyebabkan munculnya spekulasi yang menyebut bahwa Moratti, sang taipan minyak dan pemilik Inter, bakal mundur dari jabatannya atau menjual klub kesayangannya ini ke pihak lain.

Meski demikian, harapan masih ada di depan. Meski hal ini butuh kesabaran dari pemain dan juga suporter. Manajer umum Inter Marco Fassone berharap mampu membangun stadion baru dan sudah bisa digunakan pada musim 2018/19. Tentunya optimisme itu benar-benar ada, sebab Fassone-lah yang menjadi orang sentral di balik proyek stadion Juventus Arena.

Kepada GOAL.com Amerika Serikat, Fassone berujar, “Stadion adalah proyek krusial bagi masa depan Inter, kami sedang mencari lokasi yang tepat bagi stadion ini. Ada tiga lokasi potensial di sekitar Milan. Bulan ini,  kami sedang menganalisis segi finansial dari stadion. Kami sedang berusaha menyelesaikan fase ini sebelum 2013 berakhir.”

Dengan demikian, jelas bahwa semenjak kegemilangan di tahun 2010, para fans Inter harus bersiap untuk menghadapi tahun-tahun yang membuat mereka meringis dan gigit jari. Bagi mereka yang telah mendukung Nerazzurri selama satu dekade lebih, itu akan menjadi sesuatu yang baru: Ini hanyalah bab lain dalam sejarah penuh gejolak yang dipunyai Pazza ("Crazy") Inter.


Stadio Giuseppe Meazza | Siap ditinggalkan Inter demi masa depan klub.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait