thumbnail Halo,

"Kami turun ke lapangan bersama Benassi dan Pasa yang lahir pada 1994. Tetapi semangat Inter terlihat jelas hingga fans memahami situasi dan ini penting bagi tim."


OLEH    GUNAWAN WIDYANTARA     Ikuti di twitter

Malam yang aneh kembali dialami FC Internazionale. Pertandingan melawan Lazio dihiasi beragam kekecewaan. Kesalahan mendasar pemain, penalti, cedera dan hal-hal lainnya.

Setelah pertandingan pelatih Andrea Stramaccioni diwawancara Sky dan terlihat seperti seorang yang baru turun dari roller coaster.

"Mengomentari jalannya pertandingan seperti tadi tidak mudah. Kami kalah pada sebuah pertandingan di mana teman saya [Vladimir] Petkovic pun mengakui Inter pantas meraih hasil yang lebih baik," kata Stramaccioni.

"Kami turun ke lapangan bersama Benassi dan Pasa yang lahir pada 1994. Tetapi semangat Inter terlihat jelas hingga fans memahami situasi dan ini penting bagi tim."

"Bagi siapapun yang hidup bersama Inter pasti mengetahui persis apa yang terjadi pada tim ini dalam tiga bulan terakhir."

"Sekarang waktunya untuk mengakhiri musim dengan kepala tegak dan kami akan menyusun rencana di bursa transfer mendatang. Banyak hal positif yang bisa dijadikan modal ke depannya nanti."

"Inter harus mempertahankan kerja keras hingga detik terakhir karena pada akhirnya situasi buruk ini segera berakhir."

Stramaccioni lalu dimintai komentar terkait salah satu pertanyaan Curva Nord yang menyebut mengapa setiap orang yang meninggalkan Inter selalu membicarakan hal yang baik soal Moratti namun menyakitkan bagi klub.

"Saya tidak tahu kenapa karena bisa saja berarti saya harus pergi," ungkapnya sambil tertawa.

"Tetapi secara serius, kritikan memang diperbolehkan. Moratti selama ini telah memberikan segalanya bagi Inter, dia yang paling menderita namun fans juga punya hak untuk mengutarakan pendapat."



GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait