thumbnail Halo,

Juventus meraih gelar Serie A Italia untuk kali kedua dalam satu dekade terakhir, sementara Miroslav Klose mencatat rekor. Apa lagi?


OLEH   M YANUAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter

Kompetisi memerebutkan scudetto Serie A Italia berakhir di giornata 35, menyusul kemenangan Juventus atas Palermo dengan skor 1-0.

Kemenangan itu menambah catatan sukses Juventus di kompetisi domestik Italia.

Tapi ada juga catatan menarik lain di sepanjang giornata 35 dan GOAL.com Indonesia berhasil mengumpulkannya untuk Anda.

SUKSES JUVENTUS

Juventus merayakan kesuksesan ke-29, atau ke-31 jika Anda juga menghitung dua gelar yang dicabut karena skandal Calciopoli, berkat kemenangan ke delapan secara beruntun.

Juga, dari delapan kemenangan tersebut, tiga di antaranya diakhiri dengan clean sheet.

Bagi Juventus gelar ini menjadi gelar keempat dengan kompetisi Serie A diikuti 20 tim. Tiga musim lainnya adalah tahun 1950, 1952 dan 2012.

Terlepas dari skandal Calciopoli, terakhir kali Juventus menegaskan diri sebagai yang terbaik di Italia adalah di musim 2001/02 dan 2002/03.

Juventus juga meraih gelar dua kali secara beruntun di momen ketujuh. Enam momen sebelumnya adalah 1959-61, 1971-73, 1976-78, 1980-82, 1996-98 and 2001-03. Juventus juga sempat memenangi liga dalam lima musim secara beruntun, yaitu pada 1930-1935.

REKOR KWADWO ASAMOAH, BENCANA PAUL POGBA

Di balik cerita kesuksesan Juventus, ada juga para pemain yang ikut berbahagia, meski juga ada yang berduka.

Antonio Conte misalnya sudah memenangi tujuh scudetti bersama Juventus, di mana lima di antaranya sebagai pemain. Sementara Andrea Pirlo mendapatkan scudetto ketiganya, di mana yang pertama diraih bersama Milan. Gigi Buffon mendapat empat scudett bersama Juventus.

Sedangkan Paul Pogba mendapatkan kartu merah pertamanya di musim ini di saat timnya meraih scudetto. Sedangkan Kwadwo Asamoah menjadi pemain Afrika pertama yang bisa memenangi scudetto bersama Juventus. Sebelumnya pemain Ghana Stephan Appiah juga berhasil meraih scudetto di musim 2004/05, sebelum kemudian ditarik.

SEJARAH MIROSLAV KLOSE

Miroslav Klose menggetarkan gawang Bologna sampai lima kali ketika Lazio memetik kemenangan 6-0 di akhir pekan.

Hasil itu mengakhiri catatan buruk Lazio, di mana enam dari delapan laga terakhir mereka gagal menjebol gawang lawan.

Khusus bagi Klose, menjadi rekor tersendiri bisa menjebol gawang lawan sampai lima gol hanya dalam satu laga bagi pemain Lazio. Sebelumnya, Roberto Pruzzo menjadi pemain yang merumput di Serie A Italia yang bisa menjebol gawang lawan lima kali saat Roma menang 5-1 atas Avellino pada 16 Februari 1986.

REKOR EDINSON CAVANI

Sudah 135 laga dilakoni Edinson Cavani bersama Napoli dan penyerang asal Uruguay itu sudah 101 kali menjebol gawang lawan.

Tiga gol terakhir Cavani dilesakkan ke gawang FC Internazionale di akhir pekan, dan merupakan hat-trick ketujuhnya di San Paolo.

Cavani juga sukses menjebol gawang Inter sampai delapan kali di sembilan pertemuan terakhir di semua kompetisi.

CATATAN BURUK FC INTERNAZIONALE

Sudah 14 kali laga FC Internazionale mengalami kekalahan di musim ini. Keterpurukan terakhir terjadi di kandang Napoli dengan kekalahan 3-1.

Dengan kekalahan itu, Inter pun menyamai rekor terburuk dalam hal kekalahan di era Massimo Moratti, seperti di musim 1998/99 dan 2011/12.

Dengan tiga laga tersisa, bukan tidak mungkin Inter memperbarui rekor kekalahan mereka dalam semusim. Sejauh ini, di delapan laga terakhir, Inter sudah kalah enam kali.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait