thumbnail Halo,

Menurut Pirlo, Berlusconi punya peran menggagalkan dirinya bergabung ke Chelsea, Real Madrid, dan Barcelona.


OLEH HAPPY SUSANTO                                                               Ikuti @hpysusanto di twitter

Gelandang Juventus Andrea Pirlo menyatakan dirinya nyaris saja bergabung ke salah satu klub besar Eropa, yakni Chelsea, Real Madrid, dan Barcelona, kalau tidak ada pengaruh dari presiden AC Milan Silvio Berlusconi.

Pirlo meninggalkan San Siro pada 2011 setelah mengabdi selama sepuluh tahun di sana dan akhirnya bergabung ke Turin.

"Saya sudah mencapai kesepakatan dengan Chelsea, tapi setelah Berlusconi melakukan intervensi, saya tetap bertahan di Milan. Saya juga sangat dekat dengan [Fabio] Capello di Real Madrid dan nyaris bergabung ke sana pada 2006," tutur Pirlo dalam autobiografinya.

"Guardiola kemudian meyakinkan saya bergabung ke Barcelona pada 2011, tapi Berlusconi kembali melakukan intervensi."

Pirlo mengaku senang dengan keputusannya bergabung ke Bianconeri. Ia menegaskan dirinya meninggalkan Rossoneri karena ingin mencari tantangan baru.

"Tentu, itu adalah keputusan terbaik dalam karir saya, yaitu dengan bergabung ke Juventus," jelas Pirlo lagi.

"Apakah saya menyesal meninggalkan Milan? Saya putuskan kalau saya butuh sebuah perubahan. Saya perlu mencari ide-ide baru dan itu adalah hal terbaik untuk kedua belah pihak."

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait