thumbnail Halo,

Ricky Alvarez menganggap La Beneamata sebagai klub terbaik untuknya mengembangkan permainan.


OLEH   DEDE SUGITA


Diminati juga oleh Arsenal, Ricky Alvarez memilih hengkang dari Velez Sarsfield untuk menerima pinangan FC Internazionale pada musim panas 2011.

Keputusan tersebut dirasanya paling tepat lantaran La Beneamata dihuni oleh banyak rekan senegaranya asal Argentina yang tentu bisa memudahkannya beradaptasi.

"Saya memilih Inter karena pentingnya klub ini," kata Alvarez kepada Tuttosport.

"Saya juga percaya bahwa Inter adalah tim terbaik buat saya karena ada sangat banyak pemain Argentina yang sudah ada di klub."

"Italia sangat mirip dengan Argentina."

Sayangnya, progres Alvarez di Giuseppe Meazza ternyata tak semulus dugaannya. Penempatan posisi yang berbeda-beda membuatnya sulit menyuguhkan performa terbaik. Alvarez pun cukup akrab dengan bangku cadangan.

"Sepakbola di sini sangat taktis. Anda harus banyak bekerja tanpa bola, selalu waspada dengan posisi Anda," terang pemain 25 tahun itu.

"Saya juga telah dipergunakan di sejumlah peran berbeda. Dan setiap peran tersebut memiliki karakteristik tersendiri."

"Itu bagus karena menjadikan Anda pemain yang lebih komplet, tapi juga membuat Anda lebih sulit untuk bermain baik."

"Peran yang saya sukai? Saya senang memulai di sisi kanan dari tridente lini depan. Itulah posisi paling nyaman untuk saya."




Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait