thumbnail Halo,

Akibat insiden rasisme suporter Juve terhadap Boateng, I Bianconeri berpotensi memainkan laga kandang tanpa penonton.


OLEH DEWI AGRENIAWATI


Juventus memang tengah bersuka cita menyusul kemenangan atas AC Milan yang mengantar mereka kian dekat ke pintu juara.

Tapi, I Bianconeri terancam sanksi setelah sejumlah tifosi mereka melakukan tindakan rasisme terhadap gelandang Milan  Kevin-Prince Boateng saat mereka menang 1-0 berkat gol penalti Arturo Vidal.

Sebelumnya, skuat Antonio Conte pernah mendapat denda dan peringatan, jadi insiden yang terjadi tadi malam bisa saja memaksa mereka tampil tanpa penonton, demikian dilansir Football Italia.

Meski beberapa waktu lalu grup ultras Si Nyonya Tua Drughi merilis pernyataan yang mendorong anggota mereka untuk tidak melakukan tindakan rasisme, terdengar suara seperti monyet yang ditujukan kepada Boateng saat pemanasan.

Boateng yang mendengar suara tersebut langsung bereaksi, menaruh bibirnya di depan mulut mengisyaratkan suporter tersebut untuk diam. Sebuah peringatan kemudian dikumandangkan melalui sistem pengeras suara, meminta Juventini untuk berhenti melakukan tindakan tersebut.

Jika keadaan terus memburuk, laga kandang berikut melawan Palermo mungkin akan menjadi penentu gelar Juventus dan pertandingan tersebut berpotensi dimainkan tanpa penonton.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait