thumbnail Halo,

Beppe Marotta yakin Antonio Conte akan terus menukangi Juventus hingga bertahun-tahun ke depan.


OLEH   DEDE SUGITA


Juventus melalui direktur umum Beppe Marotta menepis spekulasi soal kemungkinan kepergian pelatih Antonio Conte di akhir musim.

Conte memantik rumor lewat pernyataannya usai kemenangan 2-0 di rumah Bologna, Sabtu (16/3) lalu. Mendapat kritik keras karena selebrasi yang dianggap berlebihan, sang pelatih merasa heran dirinya seperti dilarang meluapkan kegembiraan.

Selain itu, mantan kapten Juve tersebut juga mengaku kecewa dengan spanduk-spanduk suporter I Rossoblu di Renato Dall'Ara, yang di antaranya merujuk kepada tragedi Heysel dan kematian mantan presiden Bianconeri, Umberto Agnelli.

"Jika hal-hal seperti ini terjadi di Bologna, kota yang indah dan beradab, maka ini selesai. Ini selesai, karena saya bisa menduga hal seperti ini di Naples dengan rivalitas hebat dan situasi di klasemen, sekalipun saya merasa seperti berada di zona perang dengan gas air mata," ucap Conte ketika itu.

"Jika saya harus mengharapkan sambutan seperti ini di Bologna, maka harus saya katakan bahwa ini benar-benar membuat saya ingin meninggalkan Italia dan pergi ke luar negeri. Kehidupan pasti lebih simpel di tempat lain."

Marotta sontak berusaha mendinginkan spekulasi dan menegaskan keyakinannya bahwa Conte bakal bertahan lama di bangku allenatore La Fidanzata d'Italia.

"Itu hanya sebuah komentar pascalaga. Conte adalah pelatih hebat dan saya berharap dia bertahan di Juventus untuk waktu lama," kata sang direktur kepada Radio Anch'io Lo Sport.

"Saya memahami bahwa tak semua orang seperti Sir Alex Ferguson, tapi saya yakin kami akan terus bersamanya [Conte] untuk bertahun-tahun ke depan."

Conte sejauh ini sempat dikait-kaitkan dengan Chelsea dan Real Madrid.




GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda: